Yogyakarta Kalahkan Bali, Singapura Geser Tokyo: Peta Liburan Keluarga Akhir 2025 Berubah
Preferensi wisatawan Indonesia untuk liburan akhir tahun 2025 menunjukkan pergeseran yang signifikan. Data terbaru Agoda mencatat Yogyakarta sebagai destinasi domestik yang paling banyak dicari wisatawan keluarga, menggantikan Bali yang tahun lalu berada di posisi puncak. Untuk destinasi internasional, Singapura menempati urutan pertama, menggeser Tokyo.
Berdasarkan data pencarian akomodasi Agoda pada periode 1 September–27 November 2025 untuk masa menginap 19 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, minat ke Yogyakarta melonjak 29% secara tahunan (year-on-year/yoy). Kenaikan ini didorong kombinasi atraksi budaya, pilihan wisata edukatif, serta struktur biaya perjalanan yang relatif lebih efisien bagi keluarga.
Bali berada di posisi kedua destinasi domestik. Meski tetap kuat sebagai tujuan wisata pantai, Bali kini menghadapi kompetisi dari kota-kota yang menawarkan value for money lebih tinggi. Bandung menempati peringkat ketiga dengan kenaikan pencarian 22% yoy, didukung iklim sejuk, ragam kuliner, serta aktivitas luar ruang yang ramah keluarga. Jakarta dan Malang melengkapi lima besar.
Pergeseran ini mencerminkan perubahan perilaku wisatawan keluarga yang semakin rasional dalam membelanjakan anggaran liburan. Destinasi dengan akses mudah, variasi atraksi, dan biaya akomodasi yang kompetitif cenderung lebih diminati, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Untuk perjalanan internasional, Singapura menjadi pilihan utama wisatawan keluarga Indonesia. Kedekatan geografis, kemudahan transportasi publik, serta kelengkapan atraksi keluarga membuat negara-kota ini unggul. Tokyo turun ke posisi kedua, disusul Kuala Lumpur, Bangkok, dan Shanghai.
Menariknya, Shanghai mencatat pertumbuhan minat tertinggi dengan lonjakan pencarian mencapai 130% yoy, sekaligus menggantikan Hong Kong dalam daftar lima besar. Ini mengindikasikan meningkatnya ketertarikan wisatawan Indonesia pada kota-kota besar Asia yang menawarkan pengalaman urban dan atraksi keluarga yang kian beragam.
Senior Country Director Agoda Indonesia, Gede Gunawan, mengatakan wisatawan Indonesia kini menjadi salah satu segmen paling aktif di Asia, dengan durasi menginap yang lebih panjang dan kecenderungan bepergian bersama keluarga.
“Perjalanan kini bukan sekadar mengunjungi destinasi, tetapi menciptakan pengalaman dan kenangan bersama. Minat yang meningkat ke Yogyakarta dan Bandung menunjukkan kuatnya daya tarik destinasi dengan karakter lokal yang autentik. Secara internasional, Singapura dan Shanghai mencerminkan permintaan terhadap pengalaman urban yang beragam,” ujarnya.
Bagi pelaku industri pariwisata, data ini menjadi sinyal penting untuk menyesuaikan strategi produk dan harga, khususnya untuk menyasar segmen keluarga. Destinasi yang mampu mengombinasikan atraksi, aksesibilitas, dan efisiensi biaya berpotensi memenangkan persaingan pada musim liburan berikutnya.
Saat ini Agoda menghubungkan lebih dari 6 juta akomodasi, 130.000 rute penerbangan, dan 300.000 aktivitas, sehingga kerap menjadi salah satu rujukan untuk membaca arah pergerakan permintaan pariwisata di kawasan. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.