KSEI: Identitas Tunggal Investor (SID) Pasar Modal Indonesia Tumbuh 5 Tahun Terakhir

KSEI: Identitas Tunggal Investor (SID) Pasar Modal Indonesia Tumbuh 5 Tahun Terakhir
Ilustrasi pergerakan indeks-indeks tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (3/11/2025), di Mainhall BEI, Jakarta. Indeks tersebut antara lain komposit atau Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), hingga indeks likuid 45 saham atau LQ45. Foto: Nadia K. Putri/SWA

Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah Single Investor Identification (SID) pasar modal di Indonesia tumbuh signifikan sepanjang 2020–2025. Direktur Utama KSEI, Samsul Hidayat, menjelaskan bahwa pertumbuhan investor pada tahun ini didominasi oleh investor reksa dana, disusul saham dan surat berharga negara (SBN).

“Segala upaya yang telah kami lakukan untuk memperkenalkan industri pasar modal kepada masyarakat, saat ini sudah direspons positif dan makin banyak masyarakat menyadari,” jelas Samsul kepada awak media saat acara media gathering HUT ke-28 KSEI di Jakarta, 23 Desember 2025.

Infografik SWA jumlah investor pasar modal periode 2020-2025 menurut data KSEI 19 Desember 2025. Sumber KSEI, diolah. Infografis oleh: Nadia K. Putri/SWA
Infografik SWA jumlah investor pasar modal periode 2020-2025 menurut data KSEI 19 Desember 2025. Sumber KSEI, diolah. Infografis oleh: Nadia K. Putri/SWA

Pada masa pandemi Covid-19, KSEI mencatat jumlah SID masih sebanyak 3.888.753 pada 2020. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 7.489.337 SID pada 2021 dan 10.311.152 SID pada 2022.

Kenaikan berlanjut pada 2023 menjadi 12.168.061 SID, lalu naik lagi menjadi 14.871.639 SID pada 2024. Sepanjang 2025, jumlah SID melonjak hingga 20.129.679 SID berdasarkan data per 19 Desember 2025.

“Kalau kita lihat tahun 2024, angkanya baru 14,8 juta dan saat ini angkanya sudah mencapai 20,12 juta, bertumbuh sekitar 35% hanya di tahun 2025,” lanjut Samsul.

Ia menambahkan, KSEI juga mengadministrasikan sekitar 4–5 juta SID di luar pasar modal. Dengan demikian, total SID per 19 Desember 2025 mencapai 24.925.649 SID, tumbuh 27% dibandingkan 19.598.704 SID pada 2024.

Samsul juga mencermati pertumbuhan SID pasar modal sepanjang tahun ini didominasi oleh investor reksa dana. Hal tersebut tercermin dari penambahan investor reksa dana yang tercatat di platform S-Invest (Sistem Pengelolaan Investasi Terpadu) menjadi 18.990.746 SID, tumbuh 35% dari 14.033.037 SID pada 2024.

Sementara itu, investor saham turut naik 33% sepanjang tahun ini, menjadi 8.504.076 SID yang tercatat di C-BEST (Central Depository - Book Entry Settlement System), dari 6.381.444 SID pada 2024.

Adapun investor obligasi negara atau SBN meningkat 17% sepanjang 2025 menjadi 1.405.712 SID, dibandingkan 1.198.821 SID pada 2024. (*)

# Tag