Infografik SWA: PMI Manufaktur Indonesia Sempat Melemah, Menuju Zona Ekspansi di 2025

PMI (Purchasing Managers' Index) Manufaktur Indonesia Januari-November 2025 bergerak sangat dinamis. Membuka pada awal tahun dengan 51,9 poin yang menampilkan manufaktur nasional tumbuh ekspansif. Namun pucuk tertinggi poin itu tak berlangsung lama. Ini tercermin pada April 2025 dengan 46,7 poin. Ini menjadi posisi yang paling terendah sepanjang 2025.

Berdasarkan data S&P Global, penyebab anjloknya yakni penurunan output dan permintaan baru. Adapun penurunan produksi sudah turun tajam dan pada laju tercepat sejak Agustus 2021. Sementara permintaan melemah baik pasar domestik maupun pasar ekspor.

Meski sempat berada di titik terbawah, PMI manufaktur Indonesia berhasil membalikkan keadaan. Ini terlihat pada November 2025 yang mencapai 53,3 poin, meski lebih rendah dari Februari 2025 sebesar 53,6. (*)

# Tag