IHSG Rawan Terkoreksi, Intip Potensi Cuan Saham Ini di Perdagangan 2 Januari 2026

IHSG Rawan Terkoreksi, Intip Potensi Cuan Saham Ini di Perdagangan 2 Januari 2026
Suasana ruang Mainhall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta pada 30 Desember 2025. Foto: Nadia K. Putri/SWA

PT MNC Sekuritas memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rawan terkoreksi pada perdagangan 2 Januari 2026. ”IHSG masih rawan terkoreksi untuk menguji level 8.464 hingga 8.493 poin,” ujar T. Herditya Wicaksana, analis MNC Sekuritas pada risetnya di Jakarta, Jumat (2/1/2026).

Dia menyampaikan IHSG pada penutupan perdagangan di 29 Desember 2025 itu menguat tipis 0,03% ke 8.646 poin dan masih didominasi oleh volume pembelian, penutupannya pun mampu berada di atas MA20. “Kami memperkirakan adanya beberapa skenario yang memungkinkan terjadi untuk IHSG, IHSG pada best case berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji rentang 8.730-8.905 poin. Namun, pada dua skenario lain (hitam dan merah), IHSG masih rawan terkoreksi dahulu,” tuturnya.

MNC Sekuritas pada perdagangan hari ini merekomendasikan saham PT TbkAlamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dengan target harga Rp1.870-1.910, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) Rp4.230-4.440, PT Petrose Tbk (PTRO) Rp11.575-11.850, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp2.870-3.060.

Pada kesempatan terpisah, PT BNI Sekuritas menjagokan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), PT Timah Tbk (TINS), PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR), dan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA).

“Saham BUMI pada area beli di Rp362-366, cutloss di bawah 360. Target harga terdekat di Rp370-374,” ujar Fanny Suherman, analis BNI Sekuritas. Kemudian, saham HUMI direkomendasikan buy on weakness dengan area beli di Rp252-256, cutloss di bawah Rp248. Target harga pada rentang Rp264-268.

Saham INET berpotensi naik ke Rp855-900. Jika ada pembalikan arah, investor disarankan cutloss saham INET di bawah harga Rp740. Sedangkan, area beli saham TINS di Rp3.100-3.110, cutloss di bawah Rp3.040 dan target harga di Rp3.150-3.180. Saham SMDR diproyeksikan pada harga Rp 398-410 dan CDIA Rp 1.700-1.720. (*)

# Tag