Aksi Akumulasi di Ultrajaya (ULTJ): Keluarga Pemilik Kompak Serok Saham

Aksi Akumulasi di Ultrajaya (ULTJ): Keluarga Pemilik Kompak Serok Saham
Ilustrasi produk milik PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk atau Ultrajaya (ULTJ). Foto oleh Ultrajaya

Suhendra Prawira Widjaja dan Sabana Prawira Widjaja tercatat melakukan transaksi pembelian saham PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) pada 30 Desember 2025 di harga Rp1.440.

“Tujuan transaksi untuk bisnis,” jelas Suhendra dan Sabana dari laman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (6/1/2026).

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, Suhendra membeli 550.400 saham biasa pada 30 Desember 2025 di harga Rp1.440. Dengan demikian, nilai transaksinya diperkirakan mencapai Rp792,58 juta.

Seiring transaksi tersebut, total kepemilikan Suhendra di ULTJ meningkat menjadi 126.601.460 saham (1,22%), dari sebelumnya 126.051.060 saham (1,21%).

Sementara itu, Sabana juga membeli 700.000 saham di harga Rp1.440 pada 30 Desember 2025. Nilai transaksi ini diperkirakan sebesar Rp1,01 miliar. Setelah transaksi, kepemilikan Sabana bertambah menjadi 5.527.919.300 saham (53,16%), dari sebelumnya 5.527.219.300 saham (53,16%). (Persentase kepemilikan tidak berubah karena pembulatan.)

Adapun, dalam data BEI, pemegang saham pengendali (PSP) tercatat atas nama PT Prawirawidjaja Prakarsa.

Mengacu pada laporan bulanan registrasi pemegang efek yang berakhir pada 30 November 2025, PT Prawirawidjaja Prakarsa menguasai 23,78% atau sekitar 2,47 miliar saham. Pada periode yang sama, Suhendra tercatat menguasai 128,05 juta saham (1,21%) dan Sabana menguasai 5,52 miliar saham (53,16%).

Dari laman profil perusahaan, perseroan belum menyampaikan laporan bulanan registrasi pemegang efek yang berakhir pada 31 Desember 2025 hingga saat ini. Suhendra tercatat sebagai komisaris perseroan, sedangkan Sabana menjabat presiden direktur.

Pada perdagangan sesi kedua, harga saham ULTJ bertahan di Rp1.440 pada pukul 13.30 WIB, mengutip aplikasi IDX Mobile. Namun, posisinya menguat 0,35% atau 5 poin dari Rp1.435 pada sesi pertama.

ULTJ pada sesi kedua mencatat kapitalisasi pasar sebesar Rp14,9 triliun, dengan volume transaksi 1,15 juta saham dan nilai transaksi Rp1,66 miliar. Saham ULTJ dibukukan dengan frekuensi 430 kali transaksi. (*)

# Tag