Bos Triniti Properti (TRIN) Mengungkapkan Rencana Menambah Komisaris Independen

Bos Triniti Properti (TRIN) Mengungkapkan Rencana Menambah Komisaris Independen
Jajaran komisaris dan direksi Trinland. (dok TRIN)

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan kepada PT Perintis Triniti Properti Tbk atau Trinland (TRIN) sebagai permintaan penjelasan bursa. TRIN menyampaikan, saat ini posisi dewan komisaris perseroan sebanyak 4 orang, dan berencana untuk menambah satu komisaris independen.

Manajemen TRIN menjelaskan, saat ini komposisi komisaris perseroan yaitu satu orang komisaris utama, dua komisaris dan satu komisaris independen. Padahal, susunan komisaris independen dalam sebuah perusahaan terbuka dan tercatat telah diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 33 POJK No.33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komsiaris Emiten atau Perusahaan Publik.

“Belum terpenuhinya ketentuan jumlah komisaris independen tersebut disebabkan oleh perubahan komposisi dewan komisaris yang terjadi dalam periode berjalan,” jelas Direktur Utama, Perintis Triniti Properti, Ishak Chandra pada keterbukaan informasi BEI di Jakarta, Senin (12/1/2026).

Sementara, proses penyesuaian komposisi dewan komisaris melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) masih dalam tahap persiapan dan pertimbangan internal manajemen. “Perseroan berencana untuk menambah atau mengangkat komisaris independen guna memenuhi ketentuan paling kurang 30% komisaris independen sebagaimana diatur dalam POJK No. 33/POJK.04/2014,” lanjut Ishak.

Adapun, perseroan akan mengadakan RUPS dalam waktu dekat. Namun, perseroan tidak merinci periode jadwal RUPS tersebut di laman keterbukaan informasi BEI.

Sampai saat ini, TRIN memiliki susunan dewan komisaris yang terdiri dari komisaris utama yang baru diangkat pada Desember 2025, yaitu Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. Rahayu menggantikan Septian Starlin yang sebelumnya komisaris utama perseroan.

Kemudian, Septian Starlin menjabat sebagai komisaris, yang diangkat pada 27 September 2024. Septian menggantikan Dr. Ir. Matius Jusuf MM., MBA yang menjabat komisaris perseroan sebelumnya.

Sementara Matius Jusuf menjabat sebagai komisaris perseroan, yang diangkat pada 27 September 2024. Matius menggantikan Henry Susanto yang sebelumnya komisaris perseroan.

Terakhir, Henry Susanto menjabat sebagai komisaris independen perseroan, yang diangkat pada 27 September 2024. Namun, posisi ini masih baru setelah sebelumnya perseroan belum memiliki komisaris independen.

Masuk ke sesi kedua, harga saham TRIN bergerak ke Rp1.690, menguat 8,33% dari Rp1.560 pada pukul 13.35 WIB dari aplikasi IDX Mobile. TRIN menembus kapitalisasi pasar sebesar Rp7,71 triliun, dengan volume transaksi sebanyak 45,60 juta saham.(*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag