Satu Dekade Triv, Merajut Ekosistem Digital dari Aset Kripto hingga Gaya Hidup

Di usia ke-10, Triv menegaskan posisinya sebagai pionir yang terus menyalakan momentum pertumbuhan industri kripto nasional. (Foto:Ist.)

Selama satu dekade terakhir, PT Tiga Inti Utama (Triv) telah menjadi saksi sekaligus penggerak transformasi industri aset digital di Indonesia. Berdiri di tengah fase awal adopsi kripto, Triv bukan sekadar platform perdagangan, melainkan jembatan yang membuka akses masyarakat pada ekosistem keuangan baru yang lebih inklusif, transparan, dan berkelanjutan.

Hingga kini, Triv telah mengantongi lebih dari 5 juta pengguna terdaftar. Kontribusi Triv diperkirakan di kisaran 20–30% dari total pasar kripto nasional di 2025 senilai Rp484 triliun, .

Kini, Triv pada satu dasawarsa terakhir ini menegaskan posisinya sebagai pionir yang terus menyalakan momentum pertumbuhan industri kripto nasional. “Perjalanan ini membentuk Triv menjadi perusahaan yang lebih matang, adaptif, dan berorientasi jangka panjang,” kata Gabriel Rey CEO & Founder Triv, dalam siaran pers yang diterima SWA.co.id, Munggu (18/1/2026).

Gabriel Rey CEO & Founder Triv. (Foto:Ist.)

Rey, menambahkan perjalanan satu dekade Triv berjalan seiring dengan dinamika industri kripto di Indonesia, mulai dari fase adopsi awal, periode volatilitas tinggi, hingga era penguatan tata kelola dan regulasi yang semakin ketat.

Dalam perjalanannya selama satu dekade, Triv mencatat berbagai pencapaian penting mulai dari menjaga keberlanjutan operasional di tengah volatilitas industri, hingga mengembangkan layanan transaksi yang kian lengkap dan ramah pengguna.

Triv juga berhasil membangun basis pengguna yang tumbuh konsisten serta memperluas kolaborasi dengan mitra strategis di dalam dan luar negeri. “Bertahan dan tetap konsisten selama 10 tahun menjadi milestone penting bagi kami,” tuturnya.

Tak hanya fokus pada layanan transaksi, Triv juga aktif memperkuat ekosistem kripto nasional melalui edukasi berkelanjutan dan dukungan terhadap pengembangan talenta blockchain di Indonesia.

Rey menegaskan peningkatan literasi aset kripto dan blockchain menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. “Triv berupaya menyediakan platform yang aman dan mudah diakses, sekaligus mendorong literasi kripto dan blockchain melalui berbagai program edukasi,” tegasnya.

Selama perjalanannya, Triv menghadapi beragam tantangan mulai dari volatilitas pasar, dinamika regulasi, hingga tingkat literasi masyarakat yang bervariasi. Untuk menjawabnya, perusahaan terus memperkuat kepatuhan, tata kelola, serta sistem keamanan dan teknologi.

“Kami terus beradaptasi secara fleksibel, memperkuat edukasi pengguna, dan meningkatkan keamanan agar tetap relevan dan berkelanjutan,” ujar Rey.

Memasuki usia ke-10, Triv memandang momentum ini sebagai fase refleksi sekaligus transformasi. Satu dekade pertama menjadi fondasi penting untuk memperkuat posisi perusahaan di industri kripto Indonesia melalui inovasi berkelanjutan dan pengembangan ekosistem yang lebih inklusif.

“Satu dekade pertama ini menjadi landasan bagi kami untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam membangun ekosistem aset digital Indonesia yang sehat dan berkelanjutan,” kata Rey.

Sepanjang 2026, Triv memusatkan strategi pada penguatan fundamental bisnis, peningkatan layanan, serta perluasan edukasi kripto agar masyarakat memahami aset digital secara bertanggung jawab. “Fokus kami tahun ini adalah memperkuat bisnis, meningkatkan layanan, dan memperluas edukasi kripto,” ujar Rey.

Triv juga membuka peluang kolaborasi dan pengembangan produk secara selektif, dengan menjunjung kepatuhan dan perlindungan pengguna. “Setiap inisiatif kami pastikan selaras dengan regulasi dan memberi nilai tambah nyata,” tegasnya.

Triv memandang masa depan industri kripto Indonesia masih menyimpan potensi pertumbuhan besar, dengan catatan pertumbuhan itu harus dibangun di atas fondasi regulasi yang jelas, edukasi yang kuat, dan inovasi yang bertanggung jawab.

“Industri kripto Indonesia punya peluang besar untuk terus berkembang, asalkan didukung regulasi yang tegas, literasi yang memadai, dan inovasi berkelanjutan,” ujar Rey.

Rey menegaskan bahwa perjalanan satu dekade Triv bukan sekadar cerita tentang ketahanan bisnis, melainkan tentang konsistensi membangun fondasi kepercayaan dan integritas di industri yang terus berubah.

Dengan komitmen pada kepatuhan, inovasi berkelanjutan, dan keberpihakan pada pengguna, Triv menatap masa depan industri kripto Indonesia dengan keyakinan untuk terus menjadi pelaku utama dalam ekosistem digital yang sehat dan berkelanjutan.

Hingga kini, Triv telah mengantongi lebih dari 5 juta pengguna terdaftar. Dengan total volume transaksi kripto nasional pada 2025 mencapai Rp484 triliun, kontribusi Triv diperkirakan berada di kisaran 20–30% dari total pasar kripto nasional.

Didominasi oleh Gen Z dan milenial, tahun ini Triv menargetkan pertumbuhan minimal 30%. Tak lagi hanya berfokus pada aset digital, Triv kini berekspansi ke sektor kesehatan dan gaya hidup — menandai babak baru evolusinya sebagai platform berbasis ekosistem. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag