Emisi Obligasi dan Sukuk di Awal 2026 Mencapai Rp218 Triliun
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan di 12–15 Januari 2026 mencatat 1 pencatatan obligasi di BEI. Obligasi Berkelanjutan V Chandra Asri Pacific Tahap I Tahun 2025 yang diterbitkan oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk resmi (TPIA) dicatatkan di BEI pada 14 Januari 2026. Obligasi tersebut memiliki jumlah pokok sebesar Rp1,5 triliun dan memperoleh peringkat idAA- (double A minus) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat pada penerbitan obligasi TPIA ini.
"Jumlah total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat di BEI sepanjang tahun 2026 adalah 7 emisi dari 6 emiten senilai Rp218,90 triliun," ujar Kautsar Primadi Nurahmad, Sekretaris Perusahaan BEI pada keterangannya yang dilansir SWA.co.id di Jakarta, Minggu (18/1/2026).
Dia menjabarkan jumlah total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 665 emisi dengan nilai outstanding sebesar Rp542,85 triliun dan US$134,01 juta yang diterbitkan oleh 137 emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 190 seri dengan nominal Rp6.484,29 triliun dan US$352,10 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 6 emisi senilai Rp3,99 triliun. (*)