Durian Beku RI Tembus Tiongkok: Amerta Nadi Agro Ekspor Perdana 23 Ton

Ekspor perdana durian beku Indonesia ke Tiongkok berhasil dilakukan PT Amerta Nadi Agro Cemerlang dari Sulawesi Tengah, dengan pengiriman 23 ton. (Ist)

PT Amerta Nadi Agro Cemerlang (Sulawesi Tengah) berhasil melakukan ekspor perdana durian beku ke Tiongkok. Pengiriman sebanyak 23 ton tersebut bernilai US$123,84 ribu atau sekitar Rp2,08 miliar.

Keberhasilan ekspor ini disebut merupakan hasil sinergi Kedutaan Besar RI di Beijing dan Kementerian Perdagangan RI melalui Atase Perdagangan (Atdag) RI Beijing dalam membuka komunikasi antara pelaku usaha durian Indonesia dengan calon pembeli di Tiongkok.

Atdag RI Beijing Budi Hansyah mengatakan, Kemendag akan terus memfasilitasi promosi serta penguatan jejaring bisnis agar lebih banyak produk unggulan Indonesia mampu bersaing di pasar Tiongkok.

“Kemendag terus memotivasi para pelaku usaha di tanah air untuk merambah produk olahan bernilai tambah. Hal ini mengingat besarnya potensi pasar di Tiongkok yang menunjukkan minat tinggi terhadap varian produk seperti durian kering hingga pasta durian," ucapnya dalam siaran pers, dikutip Senin (19/1/2026).

Menurut Budi, masuknya durian beku Indonesia ke pasar Tiongkok turut mendukung pengembangan Pusat Perdagangan Buah Tiongkok-ASEAN yang berlokasi di Qinzhou. Pelabuhan Qinzhou dinilai menjadi simpul logistik penting bagi Asia Tenggara, didukung layanan kepabeanan cepat serta fasilitas pemeriksaan dan pengujian terintegrasi.

Ia menambahkan, dukungan infrastruktur Pelabuhan Qinzhou — termasuk kawasan berikat dan jaringan logistik laut serta kereta barang yang menjangkau wilayah pedalaman Tiongkok — berpotensi memperkuat daya saing produk hortikultura bernilai tambah dari Indonesia. Dengan dukungan tersebut, produk Indonesia disebut dapat menjangkau pasar Tiongkok secara lebih cepat dan kompetitif.

Lebih lanjut, pada 2026, dengan dibukanya proyek infrastruktur Terusan Pinglu, Pelabuhan Qinzhou diproyeksikan menjadi jalur laut yang semakin strategis bagi wilayah barat daya Tiongkok. Proyek tersebut diperkirakan dapat menurunkan biaya logistik produk pertanian dari Indonesia dan ASEAN hingga 30%.

Direktur PT Amerta Nadi Agro Cemerlang I Putu Agus Candranata mengapresiasi dukungan pemerintah dalam mendorong ekspor produk hortikultura, mulai dari penyediaan informasi pasar, fasilitasi komunikasi dengan calon pembeli, hingga persiapan pengiriman.

“Kami berterima kasih kepada Atdag RI Beijing atas bimbingan yang diberikan, mulai dari fasilitasi komunikasi dengan otoritas setempat, bantuan pengurusan dokumen ekspor, hingga penyediaan informasi pasar. Pengiriman ekspor perdana dapat terlaksana dengan baik dan mendukung ekspansi pasar durian Indonesia,” pungkasnya dalam siaran pers. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag