Anak Perusahaan Tambang MDKA Serahkan Hasil Rehabilitasi DAS 1.089 Hektare ke Kemenhut

Anak Perusahaan Tambang MDKA Serahkan Hasil Rehabilitasi DAS 1.089 Hektare ke Kemenhut

Dalam upaya memperkuat mitigasi bencana banjir dan menjaga stabilitas ekosistem, PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM), anak perusahaan PT Merdeka Gold Resources Tbk (MDKA), resmi menyerahkan hasil rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) tahap kedua kepada Kementerian Kehutanan pada 15 Januari 2026.

Acara serah terima yang berlangsung di Gedung Manggala Wanabakti ini menandai keberhasilan perusahaan dalam memulihkan fungsi lingkungan di wilayah Gorontalo. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur PT GSM, Cahyono Seto, bersama Direktur Teknik Konservasi Tanah dan Reklamasi Hutan Kementerian Kehutanan, Ir. Sri Handayaningsih, M.Sc..

Pada tahap kedua ini, area yang diserahterima mencakup lahan seluas 589,37 hektare yang berlokasi di Desa Sukadamai, Wonggasari Tenggal, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.

Perusahaan mengklaim tingkat keberhasilan penanaman mencapai 83,09%, melampaui standar minimal Kementerian Kehutanan sebesar 75%. Sebelumnya, pada tahap pertama, GSM telah melakukan serah terima seluas 500 hektare pada November 2022, sehingga total luas rehabilitasi DAS yang telah diserahterimakan pada tahap pertama dan kedua mencapai 1.089,37 hektare.

Capaian ini merupakan bagian dari pemenuhan Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) dengan rasio 1:1, dari total kewajiban seluas 999,90 hektare.

Rehabilitasi DAS bukan sekadar menanam pohon, melainkan upaya strategis untuk menstabilkan aliran sungai dan meningkatkan daya serap air guna mencegah banjir di wilayah hilir. Selain itu, vegetasi yang ditanam berfungsi mengendalikan erosi dan sedimentasi sungai.

GSM j mengedepankan aspek manfaat langsung bagi warga sekitar melalui pemilihan bibit MPTS (Multi Purpose Tree Species). Tanaman yang ditanam meliputi durian, jambu mete, cengkeh, rambutan.

Komoditas pangan ini diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan sekaligus mendukung ketersediaan pakan bagi fauna di sekitar kawasan rehabilitasi.

Direktur GSM, Cahyono Seto, menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk kepatuhan terhadap regulasi sekaligus tanggung jawab moral perusahaan terhadap lingkungan.

"Upaya rehabilitasi DAS ini kami arahkan untuk memberikan manfaat nyata terhadap pengelolaan aliran sungai dan pencegahan risiko banjir, sehingga mendukung keberlanjutan ekosistem dan masyarakat sekitar," ujar Seto.

Sebagai bagian dari MDKA, PT GSM berkomitmen untuk terus menjalankan operasional pertambangan yang bertanggung jawab dan berfokus pada pelestarian lingkungan jangka panjang. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag