Linktown Membukukan Penjualan Rp3,1 Triliun

Linktown Membukukan Penjualan Rp3,1 Triliun

Linktown meraih Diamond Achievement dalam One Smile Club Award 2026 dari Sinar Mas Land. (Foto: Linktown)

Linktown menorehkan prestasi gemilang di pasar properti dengan memasarkan sekitar 1.800 unit, menghasilkan nilai penjualan fantastis senilai Rp3,1 triliun.

Lonjakan penjualan ini mencerminkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap beragam produk properti, dari hunian modern hingga ruang komersial strategis, sekaligus menegaskan posisi Linktown sebagai pemain kunci di industri properti Indonesia.

Dari sisi wilayah, Tangerang tetap menjadi kawasan dengan peminat tertinggi, diikuti Bekasi. Properti dengan harga Rp800 juta hingga Rp5 miliar paling diminati, menunjukkan kuatnya permintaan di segmen menengah ke atas.

Prestasi ini mengantarkan Linktown menorehkan prestasi gemilang di industri properti nasional dengan meraih Diamond Achievement dalam One Smile Club Award 2026 dari Sinar Mas Land, setelah mencatat penjualan tertinggi sepanjang 2025. Penghargaan bergengsi ini diserahkan pada Championsales Celebration yang digelar di Nusantara Hall 1, ICE BSD.

One Smile Club Awards 2026 memberikan penghargaan kepada kantor agen properti yang bermitra dengan Sinar Mas Land dan berkontribusi signifikan terhadap pencapaian penjualan tahun lalu.

Abel Kurniajaya, Co-Founder Linktown, mengatakan Linktown telah meraih penghargaan serupa pada 2022, 2023, dan 2025, hal ini menegaskan konsistensi kinerjanya sebagai mitra strategis Sinar Mas Land sejak 2020.

Penghargaan ini merupakan pengakuan atas kinerja dan komitmen Linktown dalam mendukung pencapaian penjualan Sinar Mas Land. “Kami bertekad menjaga profesionalisme dan memberikan kontribusi berkelanjutan bagi industri properti,” kata Abel dalam siaran pers tang diterima SWA.co.id, Jumat (30/1/2026).

Winaldo, Co-Founder Linktown, menambahkan perusahaan mengandalkan strategi pemasaran digital-first berbasis kepercayaan. “Kami fokus pada solusi tepat sasaran, didukung konten edukatif dan tindak lanjut konsisten,” ujarnya.

Memasuki 2026, Linktown akan fokus pada efisiensi dan optimalisasi anggaran, sambil melanjutkan program penjualan yang sukses sepanjang 2025. “Dengan strategi ini, kami menargetkan penjualan Rp3,5 triliun tahun ini,” tutur Winaldo.

Selain itu, perusahaan berencana meresmikan cabang baru di Jawa Tengah setelah Lebaran 2026, mencakup Yogyakarta, Solo, dan Semarang (Joglosemar). “Meski peresmian fisik dilakukan tahun ini, aktivitas penjualan di wilayah tersebut sudah berjalan,” tambahnya.

Melihat prospek 2026, Linktown menilai pertumbuhan pasar properti masih terbuka, meski tidak merata. Segmen industri dan logistik diproyeksikan tumbuh kuat, sementara hunian, perkantoran, dan apartemen berkembang lebih stabil.

Meski menghadapi tantangan makroekonomi seperti fluktuasi nilai tukar rupiah dan kenaikan harga emas, pasar properti Indonesia pada 2026 tetap menawarkan peluang menarik. Pertumbuhan yang selektif dan dipengaruhi biaya pendanaan serta permintaan riil membuat investasi di sektor ini tetap layak, terutama untuk jangka panjang dan di lokasi yang strategis.(*)

# Tag