Harga Saham Satu Visi Putra (VISI) Anjlok 9,89%, Nagita Slavina Dicalonkan Pengendali Baru

Harga Saham Satu Visi Putra (VISI)  Anjlok 9,89%, Nagita Slavina Dicalonkan Pengendali Baru
Raffi Ahmada dan Nagita Slavina, pemilik RANS Entertainment. (Foto : Istimewa).

Harga saham PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) pada penutupan perdagangan hari ini menciut sebesar 9,89% ke Rp820 dari Rp910 pada perdagangan sebelumnya (date to date). Pada pembukaan perdagangan di Kamis ini harga VISI bertemgger di Rp1.000, sekaligus menjadi harga tertinggi.

Direktur Utama Satu Visi Putra, David Dwiputra, mengeklaim masuknya Nagita Slavina selaku calon pengendali baru tidak berdampak signifikan terhadap kegiatan operasional, hukum, keuangan, hingga kelangsungan usaha perseroan.

“Pada tanggal 11 Februari 2026, perseroan telah menerima surat pemberitahuan atas pengumuman negosiasi yang dilakukan oleh Nagita Slavina, selaku calon pengendali baru, dengan pemegang saham penjual atas rencana pengambilalihan saham-saham PT Satu Visi Putra Tbk,” terang David dari laman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (12/2/2026).

Sebelumnya, manajemen VISI belum dapat mengungkapkan pemilik manfaat atau Ultimate Beneficial Ownership (UBO), yang diumumkan di keterbukaan informasi BEI pada 9 Februari 2026.

“Perseroan belum memahami secara menyeluruh tata cara pengisian Form E009 terkait Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek dan/atau Perubahan Struktur Pemegang Saham,” jelas David.

Dalam keterbukaan saat itu, perseroan mengonfirmasikan bahwa UBO perorangan saat ini adalah David Dwiputra, selaku pemegang saham pengendali VISI sekaligus direktur utama perseroan.

Sebelumnya, manajemen VISI menyampaikan laporan bulanan registrasi pemegang efek yang berakhir pada 31 Desember 2025. Hasilnya, David Dwiputra masih menjadi pengendali perseroan. Saat itu, David memegang 71,54% saham VISI atau sebanyak 2,2 miliar saham.

Kemudian, Direktur VISI, yaitu Farrel Yonathan, tercatat menjadi pemegang saham perseroan dalam laporan tersebut. Farrel menguasai 200 juta saham atau 6,51%. Sedangkan Komisaris VISI, Robert Putra Sampurna memegang 60 juta saham atau 1,95%.

Aplikasi IDX Mobile mencatat dalam periode satu tahun, harga saham VISI melonjak signifikan dari 12 Februari 2025 di Rp134, kemudian ke Rp575 pada 22 Januari 2026. Harga VISI di Rp820 pada 12 Februari 2026 menjadi harga tertinggi selama periode satu tahun.

VISI melantai di bursa efek atau IPO pada 27 Februari 2024. Emiten yang bergerak di industri peralatan kantor ini tercatat mengalami fluktuasi harga saham sejak IPO. Misalnya pada 31 Juli 2024, harga VISI melonjak ke Rp585. Lalu turun ke Rp195 pada 30 Agustus 2024 dan melonjak ke Rp416 pada 31 Oktober 2024.

Harga saham VISI juga pernah turun signifikan ke Rp90 pada 30 Desember 2024, kemudian harganya stagnan di rentang Rp132 sampai Rp157 sejak 31 Januari 2025 sampai 30 September 2025. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag