Pintu Membuka Jalan Digitalisasi Investasi di Bisnis Kost

Andy Putra, SVP Strategy & Business Pintu.(Foto: Pintu)

Menandai langkah strategis dalam memperluas literasi dan adopsi investasi digital di sektor riil, PT Pintu Kemana Saja (Pintu), platform investasi aset kripto menggandeng Asosiasi Rumah Kost Indonesia (ARKI) melalui dukungan sebagai sponsor utama dalam Gathering Akbar ARKI Yogyakarta.

Mengusung tema Merancang Warisan, Mengamankan Masa Depan Bisnis Kost, kolaborasi ini menjadi jembatan antara dunia properti tradisional dan peluang investasi masa depan berbasis teknologi blockchain.

Andy Putra, SVP Strategy & Business Pintu, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi dengan ARKI yang membuka ruang dialog antara industri rumah kost dan aset kripto. Antusiasmenya luar biasa dari para anggota ARKI dalam mempelajari investasi aset kripto, termasuk manfaat dan risikonya.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat menghadirkan pemahaman yang lebih komprehensif dan memberi nilai tambah bagi ekosistem bisnis kost di Indonesia,” kata Andy dalam siaran pers yang diterima SWA.co.id, Senin (2/3/2026).

Ketua ARKI, Florencia Irena Lipin, menambahkan kehadiran Pintu di ajang ARKI Yogyakarta itu menjadi langkah inovatif yang membuka wawasan baru bagi para pemilik kost untuk mengelola hasil sewa secara lebih produktif melalui aset digital.

“Dengan aplikasi yang mudah digunakan, Pintu memudahkan para pemilik kost, terutama dari Generasi X, untuk mulai mengenal dunia kripto. Ini bukti bahwa bisnis properti tradisional pun mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi finansial,” ujarnya.

Sebagai wujud komitmen meningkatkan literasi aset kripto, Pintu menghadirkan sesi edukasi yang membahas dasar investasi kripto, manajemen risiko, serta pentingnya riset sebelum berinvestasi. Inisiatif ini bertujuan membantu para pengusaha kost mengelola hasil usahanya secara lebih terukur dan terdiversifikasi.

Integrasi industri kripto dan properti kian nyata lewat pemanfaatan blockchain melalui tokenisasi aset. Seperti dijelaskan Pintu Academy, tokenisasi merepresentasikan nilai properti fisik dalam bentuk token digital yang dapat diperdagangkan, memungkinkan kepemilikan sebagian dan investasi yang lebih fleksibel.

Menurut Deloitte Center for Financial Services, pasar tokenisasi properti diproyeksikan melonjak dari US$300 miliar pada 2024 menjadi US$4 triliun pada 2035, hal ini mencerminkan potensi besar sinergi antara sektor properti dan teknologi blockchain.

Kolaborasi antara Pintu dan ARKI menjadi penanda sinergi baru antara sektor properti dan industri aset digital. Keduanya berbagi visi menghadirkan ekosistem investasi yang lebih inklusif, aman, dan transparan.

Melalui edukasi dan literasi keuangan digital yang berkelanjutan, kemitraan ini diharapkan mampu membuka peluang diversifikasi aset bagi para pengusaha kost sekaligus memperkuat fondasi ekonomi berbasis teknologi di Indonesia.(*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag