Jordi Onsu: Jadi Affiliate Masih Sangat Menjanjikan, Asal Konsisten dan Jujur!
Profesi affiliate kini menjadi salah satu peluang yang semakin dilirik di era ekonomi digital. Bahkan di tengah persaingan yang kian ramai, prospeknya dinilai masih sangat menjanjikan. Hal ini juga ditegaskan oleh Jordi Onsu, publik figur sekaligus afiliator, yang menyebut peluang menjadi affiliate di platform seperti TikTok Shop dan Tokopedia masih terbuka lebar dan terus berkembang.
Jordi menjadi afiliator sejak pandemi Covid-19 dan TikTok merupakan platform memiliki sistem yang adil dan suportif. Tidak ada istilah senior atau junior, sebab setiap kreator memiliki peluang yang sama selama mampu menjaga konsistensi dalam membuat konten.
Dia mengisahkan pengalamannya berkelana di TikTok. Platform ini membuka kesempatan ke seluruh pihak untuk berkreasi. Setiap orang jika melakukan konsistensi akan mendapatkan hasil yang sama.
Meski peluangnya besar, Jordi mengakui ada tantangan tersendiri dalam menjadi affiliate saat ini, terutama terkait integritas. Ia menekankan pentingnya menjadi afiliator yang amanah di tengah banyaknya produk yang beredar, termasuk produk tanpa SNI, produk palsu, hingga barang impor yang tidak jelas daya serap tenaga kerjanya di dalam negeri.
“Saya lebih mengutamakan produk dalam negeri atau produk yang memang menyerap tenaga kerja Indonesia. Tujuannya supaya ekonomi bisa berputar. Kalau terlalu banyak produk impor, akhirnya ekonomi susah, dan kita juga yang susah jualannya,” jelasnya ketika diwawancarai SWA.co.id yang ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (4//3/2026).
Ia juga menegaskan konsumen saat ini semakin cerdas. Strategi manipulatif seperti menaikkan harga lalu memberi diskon besar tidak lagi efektif. Transparansi dan kejujuran justru menjadi nilai jual utama. “Kalau produknya bagus, bilang bagus. Kalau harganya sepadan, bilang sepadan. Sekarang pembeli sudah pintar,” tegasnya.
Sehingga menjadi affiliate bukan sekadar soal menjual produk, tetapi tentang membangun konsistensi, kreativitas, dan kepercayaan. Jordi menegaskan, ada tiga kunci utama yang harus dipegang para affiliate pemula agar bisa bertahan dan berkembang di tengah persaingan konten yang semakin ketat.
Menurutnya, konsistensi adalah fondasi utama. Affiliate perlu rutin membuat konten dan aktif memanfaatkan setiap momentum campaign untuk membangun audiens sekaligus memperkuat engagement. “Di dunia affiliate, yang dilihat bukan hanya produknya, tapi seberapa konsisten kita hadir di depan audiens. Konsistensi itu yang membangun kepercayaan,” ujar Jordi.
Selain konsisten, kreativitas juga menjadi pembeda. Konten yang monoton akan cepat ditinggalkan. Karena itu, setiap campaign perlu dikemas dengan pendekatan berbeda agar tetap relevan dan menarik. “Produk bisa saja sama, tapi cara penyampaiannya tidak boleh itu-itu saja. Affiliate harus terus bereksperimen supaya audiens tidak bosan,” tambahnya.
Namun di atas semuanya, ia menegaskan bahwa kejujuran menjadi aset paling berharga. Kejujuran dalam menyampaikan kualitas dan harga produk justru menjadi modal utama untuk membangun kepercayaan jangka panjang. "Jujur Kalau produknya bagus ya bilang bagus, harganya juga udah engga jaman sekarang dari harga 4 juta tiba-tiba turunin 200 ribu, udah engga musim, pembeli kita udah pada pintar," tegasnya. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.