Indosat Perkuat Perlindungan Digital di Fitur Peringatan Penipuan WhatsApp
PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison memperkuat upaya perlindungan digital bagi pelanggan dengan meluncurkan fitur peringatan otomatis terhadap potensi penipuan melalui panggilan WhatsApp.Fitur yang diberi nama Satspam+ tersebut memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi panggilan WhatsApp yang terindikasi mencurigakan
. Sistem akan memberikan notifikasi peringatan kepada pengguna sehingga mereka dapat memilih untuk mengabaikan panggilan tersebut. SVP Head of Marketing Java Indosat, Adiyanto Adhi Kusumo, mengatakan peluncuran fitur ini didorong oleh perubahan perilaku digital masyarakat selama bulan Ramadan. Aktivitas digital disebut meningkat signifikan, dengan rata-rata penggunaan internet mencapai 19 jam per hari atau naik sekitar 21% dibanding periode normal.
“Di tengah peningkatan aktivitas digital itu, risiko kejahatan siber juga meningkat. Sekitar 87% kasus penipuan digital saat ini terjadi melalui WhatsApp,” ujarnya di Denpasar, Bali, Kamis (5/3/2026). Menurut Adiyanto, fitur Satspam+ dirancang untuk membantu pelanggan mengidentifikasi potensi penipuan lebih awal sehingga dapat meminimalkan kerugian finansial.
Sementara itu, SVP Head of Region Bali Nusra Indosat, Julandi George Fransiskus, menyampaikan penguatan perlindungan digital menjadi bagian dari kesiapan perusahaan menghadapi lonjakan aktivitas komunikasi selama Ramadan dan Lebaran.Di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, Indosat juga meningkatkan kesiapan jaringan dengan memperkuat layanan di lebih dari 45 titik keramaian atau point of interest, termasuk bandara, pelabuhan, terminal, dan kawasan ibadah.
Lebih dari 600 BTS di sejumlah wilayah seperti Lombok Tengah, Mataram, Bima, dan Sumbawa dioptimalkan dan dipantau selama 24 jam melalui pusat kendali jaringan. Selain fitur perlindungan spam dan scam, Indosat menurut Eni Nur Ifati - VP Head of External Communications juga memperkenalkan aplikasi berbasis AI bernama Sahabat AI yang mendukung lima bahasa daerah dan dapat diakses secara gratis.
"Perusahaan mencatat sistem perlindungan digitalnya sejauh ini telah memblokir lebih dari dua miliar ancaman spam dan penipuan, dengan potensi kerugian pelanggan yang berhasil dicegah diperkirakan mencapai sekitar US$500 juta," ujar Eni. Melalui penguatan jaringan dan fitur keamanan digital tersebut, Indosat berupaya meningkatkan kenyamanan pelanggan dalam berkomunikasi dan bertransaksi secara digital selama Ramadan hingga periode mudik Lebaran. (*)
(kiri-kanan) (kiri-kanan) SVP Head of Region Bali Nusra Indosat, Julandi George Fransiskus ; Eni Nur Ifati - VP Head of External Communications ; dan SVP Head of Marketing Java Indosat, Adiyanto Adhi Kusumo di Denpasar, Bali, Kamis (5/3/2026) (Silawati/SWA).
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.