Labuan Bajo: Wisata Bahari yang Menggerakkan Ekonomi, Meski Dihantam Tantangan
Labuan Bajo, di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, kini menjadi destinasi wisata bahari unggulan di Indonesia. Tidak hanya terkenal sebagai pintu masuk ke Taman Nasional Komodo, kota ini juga dikenal sebagai pusat penyewaan kapal untuk berbagai jenis wisata laut, mulai dari island hopping harian hingga liveaboard mewah.
Dari sisi kunjungan pertumbuhan pariwisata Labuan Bajo mencapai 500.008 kunjungan wisatawan pada 2025 atau naik 21,5% dari 411.349 orang pada 2024, hal ini menciptakan peluang bisnis di sektor penyewaan kapal wisata.
Sejumlah pengusaha dari berbagai latar belakang turut mengambil peran. Salah satunya, Agung Afif, pendiri IndonesiaJuara Trip yang menaungi Komodo Luxury, memulai karier dari sebagai petugas kebersihan kapal dan pengangkut koper tamu.
Pada 2015, ia merintis usaha sendiri. Enam tahun kemudian, Agung telah memiliki empat kapal pesiar, membangun Juara Holding Group yang menaungi berbagai unit pariwisata, termasuk Komodo Luxury untuk charter phinisi dan Bali Premium Trip untuk wisata darat.
Bisnis kapal wisata di Labuan Bajo tak lepas dari tantangan. Asita NTT mencatat cuaca buruk pada akhir 2025–awal 2026 menyebabkan banyak perjalanan dibatalkan, menimbulkan persoalan pengembalian dana bagi operator.
Di sisi lain, Balai Pengelolaan Laut dan Bawah Laut Flores (BPOLBF) menyebutkan 80% dampak lingkungan pariwisata berasal dari aktivitas kapal wisata dan liveaboard, mendorong otoritas menetapkan regulasi lebih ketat untuk standar operasional di kawasan konservasi.
Meski menghadapi tantangan, industri kapal wisata Labuan Bajo terus tumbuh. Kunjungan cruise dan yacht asing meningkat, sementara sejumlah operator meraih Travelers’ Choice dari Tripadvisor pada 2024–2025.
Pertumbuhan ini juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal, mulai dari awak kapal dan pemandu berlisensi hingga juru masak dan petugas logistik.(*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.