Purbaya Ungkap 4 Sektor Industri Penyumbang Pajak Terbesar

Purbaya Ungkap 4 Sektor Industri Penyumbang Pajak Terbesar
Konferensi Pers APBN KITA Edisi Maret 2026, Rabu (11/3/2026). (Foto: Syifa Nur Layla/SWA)

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan sejumlah sektor utama yang memberikan kontribusi terbesar terhadap penerimaan pajak dalam periode Januari-Februari 2026.

“Ada empat sektor utama berkontribusi 74% penerimaan pajak bruto. Yang terbesar industri pengolahan pajak bruto Rp100,1 triliun yang kontribusinya 29,7% terhadap APBN,” ucapnya dalam Konferensi Pers APBN KITA Edisi Maret 2026, Rabu (11/3/2026).

Pertumbuhan double digits industri pengolahan berasal dari subsektor industri pengolahan bakau dan industri pengolahan barang kimia.

Pada posisi kedua, lanjut Purbaya, industri perdagangan yang menyumbang bruto Rp83,2 triliun dan kontribusi 24,7% terhadap APBN. Pertumbuhan ini didorong dari subsektor perdagangan besar khusus dan perdagangan online yang tengah melejit tinggi.

Ketiga, industri keuangan dan asuransi yang mengantongi bruto Rp32,4 triliun dan berkontribusi 9,6%. Pertumbuhan industri ini berkat subsektor aktivitas penjunjang jasa keuangan.

Terakhir industri pertambangan. Industri tersebut berkontribusi 10% terhadap APBN dengan bruto Rp33,8 triliun. Latar belakang peningkatan ini terjadi pada pertambangan migas—adanya perubahan administrasi setoran Pajak Pertambahan Nilai Dalam Negeri (PPN DN). (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag