Dari Garasi ke 250 Outlet, Perjalanan Scuto Group Bangun Bisnis Car Detailing Nasional
Scuto Group menjelma menjadi salah satu kekuatan besar di industri otomotif Tanah Air. Dirintis oleh Sugiarto Ongko pada 2010 sebagai usaha auto detailing, bisnis ini secara bertahap bertransformasi menjadi model usaha yang lebih terstruktur dan skalabel.
Momentum pertumbuhan semakin menguat ketika Scuto mulai membuka sistem kemitraan pada 2014, yang memungkinkan investor untuk ikut berkembang bersama. Memasuki usia ke-15, Scuto tidak lagi sekadar menjadi pemain, melainkan telah memantapkan diri sebagai salah satu jaringan car detailing dan proteksi otomotif terbesar di Indonesia, dengan ekspansi yang terus berlangsung agresif.
Sebagai informasi, auto atau car detailing adalah proses perawatan dan pembersihan kendaraan secara menyeluruh dan mendetail, baik bagian eksterior (luar) maupun interior (dalam), dengan tujuan mengembalikan kondisi mobil mendekati seperti baru, bahkan sering kali lebih presisi dibanding cuci mobil biasa.
Chief Strategy Officer Scuto Group, Raymundus Arief, menyampaikan bahwa ekspansi domestik akan terus dipacu sepanjang 2026 melalui pembukaan outlet baru di berbagai kota, seperti Bengkulu, Cisalak, Pluit, Pamulang, Jayapura, Cilegon, Samarinda, Cisauk, Suvarna Sutera, Bogor Pajajaran, Depok Margonda, Cengkareng, Cinangka, dan Kendari.
Hingga 2026, Scuto Group tercatat memiliki lebih dari 250 outlet aktif yang tersebar di 67 kota di berbagai provinsi di Indonesia, dengan dukungan hampir 1.000 tenaga kerja profesional di bidang auto detailing.
“Konsistensi pertumbuhan ini ditopang oleh model kemitraan yang kompetitif, yang menawarkan 100% keuntungan bagi mitra tanpa biaya royalti bulanan. Skema ini menjadi magnet kuat bagi investor sekaligus menjaga laju ekspansi Scuto tetap agresif dari tahun ke tahun,” ujar Raymundus dalam siaran pers yang diterima SWA.co.id, Rabu (25/3/2026).
Ia menambahkan, Scuto mengandalkan tiga lini layanan utama, yakni Scuto Car Detailing, Scuto Paint, dan SCT MotoDetailing. Ketiganya diperkuat oleh teknologi Nano Ceramic dalam Signature Package yang menjadi andalan dalam proteksi kendaraan.
Menurutnya, kombinasi layanan tersebut menegaskan posisi Scuto sebagai penyedia solusi perawatan kendaraan yang mengedepankan kualitas, perlindungan, dan daya tahan jangka panjang.
Di tengah ketidakpastian ekonomi Indonesia pada 2026, Scuto justru menunjukkan resiliensi bisnis yang solid. Raymundus menilai, layanan proteksi kendaraan kini semakin dipandang sebagai bentuk investasi rasional. Perlindungan terhadap aset bernilai tinggi melalui coating yang tahan bertahun-tahun dinilai tetap relevan, bahkan dalam kondisi ekonomi yang menantang.
Sejak berdiri, Scuto Group tercatat telah melayani lebih dari 1 juta pelanggan. Di sisi lain, ekspansi global juga mulai dijalankan, ditandai dengan pembukaan outlet internasional perdana di Fujairah, Uni Emirat Arab, pada 2023. Langkah ini menjadikan Scuto sebagai salah satu brand car detailing asal Indonesia yang mulai menembus pasar internasional. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.