Krisis AS-Iran Jadi Momentum Strategis, RI Akselerasi Kebijakan dan Investasi EBT

Kepala BKPM, CEO Danantara Rosan P. Roeslani. (dok Setpres)
Kepala BKPM, CEO Danantara Rosan P. Roeslani. (Dok: Setpres)

Perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran berpotensi mengganggu pasokan minyak global, khususnya dari kawasan Timur Tengah. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara yang melakukan pengetatan konsumsi energi. Di Indonesia, salah satu langkah yang diimbau adalah penerapan bekerja dari rumah (work from home/WFH) sebagai bagian dari upaya penghematan energi.

Di sisi lain, situasi ini juga dipandang sebagai momentum untuk mempercepat pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT) yang melimpah di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO BPI Danantara, Rosan P. Roeslani, dalam konferensi pers daring dari Seoul, Korea Selatan, Selasa malam (31/3/2026).

“Di satu sisi kita pun mengambil momentum untuk mengakselerasi beberapa kebijakan dan juga dari sisi investasi dalam rangka mempercepat penggunaan renewable energy atau EBT seperti geothermal, solar (panel), hydro, dan lain-lainnya. Sehingga ini merupakan satu langkah yang sangat komprehensif, baik untuk jangka pendek, menengah maupun panjang, yang dapat menimbulkan dampak yang positif terhadap penggunaan energi kita ke depan,” ujar Rosan.

Terkait upaya penghematan energi melalui kebijakan WFH, Rosan menegaskan pihaknya akan segera menindaklanjuti, khususnya bagi BUMN yang berada di bawah naungan Danantara. Namun demikian, implementasinya tetap mempertimbangkan aspek produktivitas dan kualitas layanan kepada publik.

“Kami juga segera menindaklanjuti terhadap BUMN yang berada di bawah naungan kami dengan tetap menjunjung tinggi produktivitas dan pelayanan publik tetap akan berjalan seperti biasa. Tetapi kami juga akan meningkatkan efisiensi dengan tetap menjunjung tinggi produktivitas. Itu adalah langkah-langkah yang telah dilakukan pemerintah,” ungkapnya. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag