Konsumsi Domestik Diprediksi US$5 Triliun di 2035, Prospek Properti Asia Tenggara Kuat

Logo KTT ASEAN tahun 2023 di Jakarta. (foto M. Ubaidillah/SWA)

Cushman and Wakefield pada laporan Southeast Asia Outlook 2026 memperkirakan prospek pertumbuhan jangka panjang pasar properti di Asia Tenggara tetap kuat. Hal ini didukung oleh demografi yang menguntungkan, urbanisasi, dan peningkatan tingkat kesejahteraan. Konsumsi domestik di kawasan ini diproyeksikan mencapai US$5 triliun pada 2035, dengan pertumbuhan sekitar 8% per tahun.

Indonesia diperkirakan akan tetap menjadi kontributor utama dalam pertumbuhan tersebut, didukung oleh pasar domestik yang besar dan kondisi ekonomi yang terus membaik. Pertumbuhan penjualan ritel di Indonesia diproyeksikan meningkat pada 2026, mencerminkan penguatan daya beli masyarakat. Bersama Vietnam dan Malaysia, Indonesia juga mulai menonjol sebagai salah satu pasar ritel yang menarik di kawasan, dengan pertumbuhan penjualan ritel diperkirakan melampaui 5% secara tahunan.

Di tengah berbagai risiko global—termasuk ketidakpastian geopolitik, volatilitas inflasi, dan dinamika perdagangan—fundamental domestik Indonesia yang kuat memberikan daya tahan tambahan. Hal ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu pasar yang relatif stabil di Asia Tenggara bagi investor yang mencari peluang pertumbuhan jangka panjang.

Anshul Jain, Chief Executive India & Southeast Asia & APAC Office and Retail, Cushman & Wakefield, mengatakan momentum Asia Tenggara tidak hanya didorong oleh minat investor, tetapi juga oleh pertumbuhan basis konsumen, populasi usia produktif, serta pembangunan infrastruktur yang semakin agresif. Sektor data center diprediksi kuat di kawasan ini.

“Kami melihat peningkatan arus modal lintas negara, partisipasi yang lebih dalam dari korporasi global, serta meningkatnya permintaan terhadap ruang berkualitas tinggi dan berkelanjutan, terutama pada sektor data center," ujar Jain di Jakarta, Selasa (7/4/2026)

Ekspansi hyperscale terus berkembang pesat di kawasan ini. Faktor-faktor ini semakin memperkuat daya saing Asia Tenggara dan akan membentuk fase pertumbuhan real estat berikutnya,” ucapnya..(*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag