Beasiswa Amartha Cendekia Kembali Dibuka, Targetkan 250 Pelajar ke Perguruan Tinggi, Ini Syaratnya

ilustrasi

Di banyak sudut desa di Indonesia, mimpi untuk melanjutkan pendidikan tinggi sering kali berhenti bukan karena kurangnya kemampuan, melainkan keterbatasan akses. Di titik inilah intervensi menjadi krusial, bukan sekadar bantuan dana, tetapi juga pendampingan yang memberi arah.

Amartha.org, organisasi sosial di bawah naungan Amartha Financial, kembali membuka pendaftaran Beasiswa Amartha sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan yang lebih inklusif. Program ini menyasar pelajar SMA/sederajat yang memiliki aspirasi kuat untuk melanjutkan ke perguruan tinggi, namun membutuhkan dukungan untuk menjembatani langkah tersebut.

Melalui program Beasiswa Amartha Cendekia, sebanyak 250 pelajar dari berbagai daerah ditargetkan menjadi penerima manfaat tahun ini. Namun, yang ditawarkan tidak berhenti pada bantuan finansial. Program ini dirancang sebagai ekosistem pembelajaran: menggabungkan dukungan dana dengan pembekalan keterampilan yang relevan untuk fase transisi menuju dunia kampus.

Setiap penerima akan memperoleh bantuan pendidikan sebesar Rp3 juta. Bagi mereka yang berhasil diterima di perguruan tinggi, tambahan Rp5 juta disiapkan sebagai penguatan awal. Di luar itu, peserta juga akan mengikuti rangkaian mentoring, kelas pengembangan diri, pelatihan kepemimpinan, hingga pendampingan dalam merancang rencana pendidikan dan karier.

Pendekatan ini menunjukkan satu hal: akses pendidikan tidak cukup hanya dibuka, tetapi juga perlu dipandu. Tanpa kepercayaan diri dan arah yang jelas, peluang sering kali tetap sulit dijangkau.

Hal ini pula yang menjadi perhatian Amartha dalam melihat realitas di lapangan. “Di 50.000 desa yang dilayani Amartha, kami melihat masih banyak anak muda berbakat yang belum dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi karena keterbatasan akses,” ujar Harumi Supit, Vice President of Public Relations Amartha.

Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu jalur paling efektif untuk mendorong mobilitas sosial. Karena itu, program ini tidak hanya berfokus pada individu, tetapi juga pada dampak yang lebih luas di komunitas. Harapannya, para penerima beasiswa dapat menjadi generasi pertama di keluarganya yang meraih gelar sarjana, sekaligus membawa perubahan di lingkungan sekitarnya.

Sejauh ini, pendekatan tersebut menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Sebanyak 86% penerima Beasiswa Amartha Cendekia tercatat berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, melampaui rata-rata nasional yang berada di kisaran 32%.

Beasiswa Amartha Cendekia terbuka bagi pelajar SMA/SMK/sederajat kelas XI di seluruh Indonesia yang memiliki semangat belajar tinggi dan komitmen untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Persyaratan utama antara lain:

  • Siswa kelas XI SMA/SMK/sederajat tahun ajaran 2025/2026
  • Memiliki prestasi akademik dan/atau non-akademik
  • Aktif dalam organisasi atau kegiatan ekstrakurikuler
  • Bersedia mengikuti rangkaian program selama satu tahun

Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi beasiswa.amartha.org/cendekia dengan mengisi formulir dan mengunggah dokumen yang diperlukan.

Dengan kombinasi antara dukungan finansial dan pembekalan non-akademik, program ini mencoba menjawab satu pertanyaan mendasar: bagaimana memastikan mimpi pendidikan tidak berhenti di tengah jalan, tetapi benar-benar sampai ke tujuan. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag