Laba Bersih Melesat 52,9%, Arkora Hydro (ARKO) Rombak Jajaran Pengurus
PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) di 2025 membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 52,9% secara tahunan (year-on-year/YoY).
Sepanjang tahun 2025, ARKO berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp343,3 miliar, naik 43,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini mendorong laba bersih perseroan menyentuh angka Rp63,9 miliar. Margin laba bersih pun turut terkerek menjadi 18,6%, meningkat 111 bps dari periode yang sama di tahun lalu.
Dari sisi operasional, produksi listrik perseroan tumbuh 56,1% YoY menjadi 151,8 MWh. Capaian ini didorong oleh mulai beroperasinya Proyek Yaentu serta komitmen menjaga kesinambungan pasokan listrik.
Komisaris Utama ARKO, Arya Pradana Setiadharma, menjelaskan perseroan juga mencatatkan tonggak sejarah baru dengan mengamankan Perjanjian Jual Beli Listrik (Power Purchase Agreement/PPA) untuk Proyek Pongbembe (20 MW). Proyek ini merupakan pembangkit keenam sekaligus yang terbesar milik perseroan, dengan estimasi produksi 97.218 MWh per tahun yang akan diserap sepenuhnya oleh PLN.
Selain mengesahkan laporan keuangan, RUPST perseroan pada Rabu kemarin menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi perseroan. Pemegang saham menerima pengunduran diri Iwan Hadiantoro dari jabatan Komisaris dan Boy Gemino Kalauserang dari jabatan Direktur. Keduanya mengakhiri masa jabatan sehubungan dengan penugasan baru di lingkungan Grup Astra.
Sebagai penggantinya, RUPST menyetujui pengangkatan Chinthya Theresa sebagai Komisaris dan Terry Tando sebagai Direktur.
Berikut adalah susunan terbaru manajemen PT Arkora Hydro Tbk:
Dewan Komisaris:
- Komisaris Utama: Arya Pradana Setiadharma
- Komisaris: Chinthya Theresa
- Komisaris: Indarto
Direksi:
• Direktur Utama: Aldo Artoko
• Direktur: Ricky Hartono
• Direktur: Ismu Nugroho
• Direktur: Terry Tando
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.