Foto Bisnis SWA : Pabrik Mitra Saruta Mempekerjakan 1.700 Orang, Dari Nganjuk Mengekspor Benang dan Sarung Tangan ke Berbagai Negara

Petugas keamanan mendampingi karyawan PT Mitra Saruta Indonesia untuk berjalan kaki menuju area produksi di pabrik Mitra Saruta Indonesia di Nganjuk, Jawa Timur, pada Kamis (16/4/2026). Pabrik ini mempekerjakan 1.700 orang. Produknya berupa benang dan sarung tangan dari bahan daur ulang.Kemudian, produk tersebut diekspor ke berbagai negara, antara lain Jepang dan Amerika Serikat.. (Foto : Vicky Rachman/SWA).
Petugas keamanan mendampingi karyawan PT Mitra Saruta Indonesia untuk berjalan kaki menuju area produksi di pabrik Mitra Saruta Indonesia di Nganjuk, Jawa Timur, pada Kamis (16/4/2026). Pabrik ini mempekerjakan 1.700 orang. Produknya berupa benang dan sarung tangan dari bahan daur ulang.Kemudian, produk tersebut diekspor ke berbagai negara, antara lain Jepang dan Amerika Serikat.. (Foto : Vicky Rachman/SWA).
Yanto Andrian Hoo, Presiden Direktur PT Mitra Saruta Indonesia menjabarkan sarung tangan yang bahan bakunya dari bahan daur ulang. Yanto mengisahkan bisnis ini dirintis sejak tahun 1989 di Surabaya, Jawa Timur. Dia bersama saudara kandungnya merintis bisnis benang dan sarung tangan setahap demi setahap. Kemudian, bisnis keluarganya ini kian berkembang dan menjadi eksportir benang dan sarung tangan, antara lain mengekspornya ke Jepang. (Foto : Vicky Rachman/SWA).
Yanto Andrian Hoo, Presiden Direktur PT Mitra Saruta Indonesia menjabarkan sarung tangan yang bahan bakunya dari bahan daur ulang. Yanto mengisahkan bisnis ini dirintis sejak tahun 1989 di Surabaya, Jawa Timur. Dia bersama saudara kandungnya merintis bisnis benang dan sarung tangan setahap demi setahap. Kemudian, bisnis keluarganya ini kian berkembang dan menjadi eksportir benang dan sarung tangan, antara lain mengekspornya ke Jepang. (Foto : Vicky Rachman/SWA).
Mesin pengolah benang menjadi sarung tangan berkualitas internasional. Pabrik ini memiliki berbagai mesin untuk mengolah benang menjadi sarung tangan.Yanto Andrian Hoo, Presiden Direktur PT Mitra Saruta Indonesia mengeklaim perusahaanya merupakan satu-satunya yang menggunakan mesin di Indonesia. Dia menyampaikan pembelian mesin ini disokong oleh pendanaan dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia atau Indonesia Exim Bank. Mitra Saruta Indonesia sejak 10 tahun terakhir ini memperoleh berbagai pembiayaan, pendampingan dan asistensi dari Indonesia Exim Bank. Hasilnya, produktivitas dan kualitas sarung tangan Mitra Saruta Indonesia kian mentereng sehingga memantik minat konsumen global. (Foto : Vicky Rachman/SWA).
Mesin pengolah benang menjadi sarung tangan berkualitas internasional. Pabrik ini memiliki berbagai mesin untuk mengolah benang menjadi sarung tangan.Yanto Andrian Hoo, Presiden Direktur PT Mitra Saruta Indonesia mengeklaim perusahaanya merupakan satu-satunya yang menggunakan mesin di Indonesia. Pembelian mesin ini disokong oleh pendanaan dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia atau Indonesia Exim Bank. Mitra Saruta Indonesia sejak 10 tahun terakhir ini memperoleh berbagai pembiayaan, pendampingan dan asistensi dari Indonesia Exim Bank. Hasilnya, produktivitas dan kualitas sarung tangan Mitra Saruta Indonesia kian mentereng sehingga memantik minat konsumen global. (Foto : Vicky Rachman/SWA).
Karyawan menyusun sarung tangan di pabrik PT Mitra Saruta Indonesia di Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (16/4/2026). (Foto : Vicky Rachman/SWA).
Karyawan menyusun sarung tangan di pabrik PT Mitra Saruta Indonesia di Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (16/4/2026). (Foto : Vicky Rachman/SWA).
Para karyawati menjahit atau menyusun sarung tangan yang diproduksi oleh PT Mitra Saruta Indonesia pada Kamis (16/4/2026). Pabrik perusahaan ini berlokasi di Nganjuk, Jawa Timur. (Foto : Vicky Rachman/SWA).
Pabrik PT Mitra Saruta Indonesia di Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (16/4/2026). Pabrik ini mengimplementasikan prinsip Good Manufacturing Practiice dan beragam standar internasional. (Foto : Vicky Rachman/SWA).
Pabrik PT Mitra Saruta Indonesia di Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (16/4/2026). Pabrik ini mengimplementasikan prinsip Good Manufacturing Practiice dan beragam standar internasional. (Foto : Vicky Rachman/SWA).

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag