Sarana Menara Nusantara (TOWR) Mengubah Pinjaman Bergulir dengan Protelindo, Iforte dan OCBC NISP (NISP)

Sarana Menara Nusantara (TOWR) Mengubah Pinjaman Bergulir dengan Protelindo, Iforte dan OCBC NISP (NISP)
Ilustrasi menara telekomunikasi yang dikelola PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR). Foto oleh Sarana Menara Nusantara Tbk

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) bersama PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), PT Iforte Solusi Infotek (Iforte), serta PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) menandatangani perubahan pertama atas perjanjian bergulir (demand loan) senilai Rp1 triliun pada 22 April 2025. Perubahan ini bertujuan untuk perpanjangan jangka waktu pendanaan.

“Berdasarkan perjanjian fasilitas, para pihak telah sepakat untuk memperpanjang jangka waktu fasilitas sampai dengan 22 April 2027,” jelas Sekretaris Perusahaan Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), Monalisa Irawan pada keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip pada Kamis (23/4/2026).

Monalisa menambahkan, pelaksanaan perjanjian tersebut tidak berdampak negatif material yang merugikan pada kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha TOWR.

Namun, perjanjian fasilitas tersebut merupakan transaksi afiliasi, yaitu transaksi sesama perusahaan terkendali yang sahamnya dimiliki paling sedikit 99%. Meskipun demikian, transaksi ini bukan merupakan transaksi benturan kepentingan.

“Para pihak bertanggung jawab secara tanggung renteng terhadap pelaksanaan seluruh kewajiban berdasarkan perjanjian fasilitas,” tutup Monalisa di keterbukaan informasi kemarin.

Pada jeda sesi pertama perdagangan Kamis (23/4/2026), saham TOWR berada di Rp505, stagnan dari harga pembukaan dengan harga yang sama.

Namun, TOWR menyentuh harga tertinggi di Rp510 dan harga terendah di Rp500, mengutip dari aplikasi IDX Mobile siang ini. Nilai kapitalisasi pasar TOWR menembus Rp29,8 triliun, dengan volume transaksi sebanyak 4,07 juta saham.

Sementara, pihak pemberi pinjaman, yaitu NISP, berada di Rp1.400, melemah 0,71% dari Rp1.410. Aplikasi IDX Mobile mencatat, nilai kapitalisasi NISP di Rp31,8 triliun, dengan volume transaksi sebanyak 2,47 juta saham. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag