Investasi Teknologi dan Ekspansi Agresif, Mayapada Perkuat Bisnis Onkologi
Jaringan Mayapada Hospital, yang dioperasikan oleh PT Sejahteraraya Anugerahjaya Tbk (SRAJ), memperkuat layanan onkologi melalui adopsi teknologi pencitraan mutakhir, yakni PET-CT Scan dan SPECT-CT Scan.
Dokter Spesialis Kedokteran Nuklir Mayapada Hospital Jakarta Selatan, Lim Andreas, menjelaskan bahwa teknologi ini memungkinkan tenaga medis mendeteksi penyakit hingga pada tingkat seluler dan molekuler. Dengan kemampuan tersebut, PET-CT dan SPECT-CT dapat mengidentifikasi sel abnormal secara lebih dini dibandingkan metode pencitraan konvensional yang umumnya berfokus pada struktur anatomi tubuh.
“Kehadiran teknologi ini bertujuan untuk meningkatkan hasil perawatan pasien, khususnya di bidang onkologi. Dengan adanya PET-CT Scan dan SPECT-CT Scan, pasien tidak perlu berpindah-pindah rumah sakit untuk menjalani rangkaian pemeriksaan, terapi, hingga pemantauan pasca perawatan. Semua layanan kini terintegrasi di Mayapada Hospital,” ujarnya di Jakarta, Jumat (24/4/2026).
Terus berekspansi
Saat ini, layanan PET-CT dan SPECT-CT baru tersedia di Mayapada Hospital Jakarta Selatan. Namun, ekspansi teknologi ini telah masuk dalam agenda pengembangan jaringan Mayapada Healthcare.
Chief Operating Officer Mayapada Healthcare, Hendy Widjaja, mengungkapkan bahwa kedua teknologi tersebut akan segera hadir di fasilitas Mayapada di Tangerang dan Surabaya. Selain itu, perseroan juga tengah menyiapkan pembangunan gedung khusus layanan kanker yang ditargetkan rampung pada 2026.
“Bulan depan kami juga akan buka Mayapada Hospital yang kedelapan, yaitu di Garden City, Jakarta Timur. Ini bagian dari pengembangan yang sangat agresif dari kami,” ujarnya kepada awak media.
Dalam jangka menengah, sekitar dua tahun ke depan, Mayapada juga berencana menghadirkan layanan onkologi di Bandung. Di sisi lain, Mayapada Hospital Jakarta Selatan saat ini tengah memperluas kapasitas layanan kanker melalui pembangunan Tower 3.
Tower baru tersebut akan difokuskan untuk memperkuat layanan onkologi, mulai dari penambahan kamar perawatan, layanan poliklinik, tenaga dokter spesialis, hingga integrasi teknologi medis terbaru.
Terkait Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), Lim menyampaikan bahwa teknologi PET-CT dan SPECT-CT masih sepenuhnya bergantung pada produk impor.
“Berbeda dengan alat kesehatan lain yang mungkin sudah memiliki tingkat TKDN tertentu, PET-CT Scan dan SPECT-CT Scan masih tergolong teknologi tinggi yang seluruh perangkatnya masih didatangkan dari luar negeri,” imbuhnya.
Dalam menghadirkan teknologi diagnostik ini, Mayapada Healthcare bekerja sama dengan mitra strategis, Siemens Healthineers. Kolaborasi tersebut tidak hanya mencakup penyediaan teknologi, tetapi juga penguatan kompetensi tenaga medis melalui program transfer pengetahuan, mulai dari tahap instalasi hingga optimalisasi penggunaan dalam praktik klinis. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.