Identik Sebagai Produk Premium, Ini Cara Schneider Electric Perluas Segmen Pasar
Schneider Electric, memperkuat posisinya di pasar residensial dan komersial Indonesia melalui peluncuran rangkaian produk sakelar dan stopkontak terbaru, Vivace E. Langkah ini dibarengi dengan strategi komunikasi pemasaran yang intensif, mengedepankan kolaborasi komunitas serta edukasi mengenai keamanan kelistrikan.
Head of Marketing Communication Schneider Electric Indonesia, Rosana Ridwan, menjelaskan bahwa strategi perusahaan saat ini tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga membangun keterlibatan aktif dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Strategi pemasaran kami melibatkan banyak komunitas, seperti desainer interior hingga pemilik rumah (homeowner). Kami melakukan kolaborasi melalui berbagai acara dan media briefing untuk memberikan edukasi dan informasi mendalam seputar produk baru kami,” ujar Rosana di sela acara peluncuran Vivace E di Jakarta, Selasa (28/4/2026).
Salah satu pilar utama dalam komunikasi pemasaran Schneider Electric adalah kampanye "Listrik Aman". Rosana menekankan bahwa di tengah tren desain interior yang berkembang, aspek keamanan seringkali terlupakan oleh konsumen. Melalui produk Vivace E, Schneider Electric ingin mengubah persepsi bahwa sakelar bukan sekadar elemen estetika atau pelengkap dekorasi semata.
“Kami melihat sakelar bukan hanya dari segi estetika dan desain, tetapi juga keamanan. Kami mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya uji sertifikasi dan pengujian kelistrikan. Prinsipnya, rumah yang nyaman harus didukung oleh listrik yang aman,” tegasnya.
Edukasi ini dinilai krusial mengingat ketergantungan masyarakat terhadap listrik semakin tinggi. Mulai dari kebutuhan pengisian daya gawai, aktivitas bekerja dari mana saja (Work From Cafe), hingga tren kendaraan listrik yang mulai menjamur di hunian.
Ekspansi Pasar dan Harga Terjangkau
Produk Vivace E hadir dengan desain frameless dan minimalis yang mengikuti tren interior terkini, namun tetap mengusung keunggulan teknis Schneider. Menariknya, jika sebelumnya Schneider Electric kerap diidentikkan dengan kategori produk premium, seri Vivace E ini dipasarkan dengan harga yang sangat kompetitif, yakni mulai dari Rp 30.000.
“Kami ingin produk ini terjangkau oleh semua segmen. Jika dulu sakelar identik dengan warna putih, kini pemilik rumah bisa memilih warna yang senada dengan cat kamar untuk menunjang estetika,” tambah Rosana.
Target pasar yang dibidik pun tergolong luas, mencakup sektor residensial (pemilik rumah) hingga sektor komersial seperti perkantoran, ruko, dan perhotelan. Untuk menjangkau konsumen secara masif, Schneider Electric memastikan ketersediaan produk di berbagai kanal distribusi, mulai dari toko kelistrikan konvensional, mitra ritel, hingga platform e-commerce.
Selain jalur ritel, Schneider Electric juga menyiapkan tim khusus untuk menangani proyek-proyek skala besar. Melalui kombinasi antara desain yang modern, harga yang kompetitif, dan kampanye edukasi yang kuat, Schneider Electric optimistis dapat memperluas pangsa pasarnya di Indonesia pada tahun 2026 ini.(*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.