Menkeu Purbaya Ungkap Arus Modal Asing Tembus Rp38,5 Triliun pada April 2026
Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa menjabarkan, posisi aliran modal asing pasar modal secara neto pada April 2026 menembus Rp38,5 triliun.
Purbaya merinci, arus masuk itu masih didominasi oleh kinerja Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Sementara kinerja saham masih mengalami arus keluar.
Detailnya pada April 2026, arus masuk SBN per 30 April 2026 sebesar Rp13,4 triliun, arus keluar sebesar Rp11,7 triliun. Kemudian, arus masuk SRBI per 29 April 2026 sebesar Rp42,2 triliun.
Sementara arus keluar dana investor di pasar saham per 30 April 2026 menembus Rp17 triliun. Sejak Januari 2026 sampai dengan 30 April 2026, arus keluar sebesar Rp72 triliun. Hal ini disebabkan arus keluar yang besar dan dipengaruhi transaksi negosiasi korporasi senilai Rp18,8 pada Maret 2026.
“Apalagi sekarang mereka lihat fondasi ekonomi kita bagus, sebelumnya noise, dengan ini harusnya sih akan lebih banyak masuk ke sini... dan rupiah akan menguat sesuai kondisi fundamental,” ujar Purbaya dalam paparan APBN KiTa di Aula Mezzanine Kementerian Keuangan, Jakarta pada Selasa (5/5/2026).(*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.