Dari Sampoerna ke Regional PMI, Elvira Lianita Bawa Talenta Indonesia ke Level Global

Elvira Lianita. (Ist)

Transformasi industri yang berlangsung semakin cepat menuntut perusahaan memiliki talenta unggul dengan daya saing global. PT HM Sampoerna Tbk. bersama perusahaan induknya, Philip Morris International Inc. (PMI) menjadikan pengembangan sumber daya manusia sebagai fondasi strategis untuk menyiapkan organisasi yang adaptif terhadap dinamika bisnis.

Melalui sistem meritokrasi yang mendorong peningkatan kompetensi, kinerja, serta peluang karier lintas negara, Sampoerna turut memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu sumber talenta strategis dalam jaringan global PMI.

Komitmen pengembangan talenta global tersebut tercermin dari penugasan Elvira Lianita yang dipercaya PMI mengemban peran baru sebagai Vice President Corporate Affairs East & Southeast Asia, Pacific, serta PMI Global Travel Retail.

Seiring penugasan tersebut, Elvira mengajukan pengunduran diri dari jajaran Direksi Sampoerna yang akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 18 Mei 2026.

Dalam posisi barunya, ia akan memimpin strategi dan eksekusi Corporate Affairs di 13 pasar, termasuk Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Filipina, dan Indonesia.

Ia juga akan bertanggung jawab memperkuat hubungan dengan para pemangku kepentingan terkait regulasi, kebijakan, sains, hingga komunikasi korporat guna mendukung agenda transformasi perusahaan.

“Penugasan ini sekaligus menegaskan kepercayaan PMI terhadap kapabilitas talenta Indonesia untuk memegang peran strategis di level regional dan global,” kata Elvira dalam siaran pers yang diterima SWA.co.id, Kamis (7/5/2026).

Sejak bergabung dengan PMI pada 2001, Elvira telah menempati berbagai posisi strategis di bidang corporate affairs, mulai dari regulasi, kebijakan fiskal, hubungan pemangku kepentingan, perdagangan internasional, hingga komunikasi korporat.

Rekam jejak dan kepemimpinan lintas fungsi tersebut membawanya dipercaya menjadi Direktur Corporate Affairs sekaligus anggota Dewan Direksi Sampoerna pada 2018.

Sekitar 70 karyawan Sampoerna kini menempati berbagai posisi strategis di Eropa, Amerika Serikat, Asia, hingga Timur Tengah. Penugasan tersebut menegaskan daya saing talenta Indonesia di level global sekaligus mencerminkan kepercayaan perusahaan terhadap kualitas sumber daya manusia nasional.

Di saat yang sama, langkah itu menunjukkan bahwa investasi berkelanjutan dalam pengembangan talenta menjadi fondasi penting untuk mendukung transformasi bisnis dan memperkuat daya saing SDM Indonesia di kancah internasional. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag