Laba Melejit 10 Kali Lipat pada 2025, ARCI Targetkan Net Income Naik Dua Kali Lipat di 2026
Emiten produsen emas PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) mencatatkan lonjakan kinerja signifikan sepanjang tahun buku 2025. Perseroan bahkan berhasil membukukan kenaikan laba hingga 10 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Direktur Utama PT Archi Indonesia Tbk, Rudy Suhendra, mengungkapkan bahwa pencapaian tersebut didorong kombinasi pertumbuhan operasional yang solid dan momentum kenaikan harga emas global.
“Pada tahun 2025 perusahaan menargetkan kenaikan kinerja keuangan sebesar lima kali lipat. Namun, realisasi di lapangan justru mencapai 10 kali lipat berkat harga emas yang sangat mendukung sepanjang tahun lalu,” jelas Rudy dalam sesi tanya jawab usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) ARCI di Jakarta, Kamis (7/5/2026).
Kenaikan kinerja tersebut tidak semata-mata ditopang harga emas. Secara operasional, ARCI mencatatkan pertumbuhan produksi sebesar 31%.
“Secara margin kenapa naiknya lebih tinggi dibandingkan produksinya, karena grade (kadar emas) yang kita olah juga lebih baik, sehingga nilai produksinya lebih tinggi,” lanjutnya.
Selain itu, efisiensi menjadi salah satu faktor utama yang menopang pertumbuhan perseroan. ARCI berhasil menekan biaya pengolahan (processing cost), sehingga pertumbuhan kinerja keuangan melampaui kenaikan volume produksi.
Menatap 2026, ARCI tetap optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan. Rudy menargetkan kenaikan produksi minimal 12% dibandingkan capaian tahun 2025. Dari sisi pendapatan (revenue), perseroan memproyeksikan pertumbuhan sekitar 15% yang didorong peningkatan volume produksi.
Indikasi positif tersebut mulai terlihat pada kinerja kuartal I/2026. Produksi ARCI tercatat tumbuh 40% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sementara pendapatan meningkat 51%. Selisih pertumbuhan tersebut disebut turut dipengaruhi kenaikan harga emas.
“Apabila harga emas ke depan rata-rata di tahun 2026 ini akan stabil di angka US$4.700 sampai US$5.000, kami mengharapkan net income kami bisa naik dua kali lipat dibanding tahun 2025,” ungkap Rudy.
Manajemen ARCI berharap harga emas global pada 2026 tetap berada di kisaran US$4.500 hingga US$5.000 per ons. Dengan target produksi yang meningkat serta efisiensi yang terus dijaga, perseroan membidik pertumbuhan kinerja yang lebih tinggi pada tahun ini. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.