Direksi Bayan Resources (BYAN) Lepas Saham, Free Float Tetap di Atas 21%

Direksi Bayan Resources (BYAN) Lepas Saham, Free Float Tetap di Atas 21%
Ilustrasi gedung perkantoran Bayan Resources Tbk (BYAN) di Jakarta pada 5 Desember 2024. Foto: Nadia K Putri/SWA

Direktur PT Bayan Resources Tbk (BYAN), Oliver Khaw Kar Heng, melepas 166.900 lembar saham perseroan pada harga Rp11.112 dan Rp11.151 per saham pada 7–8 Mei 2026. Informasi tersebut disampaikan manajemen Bayan Resources dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (8/5/2026).

“Tujuan transaksi untuk divestasi,” tulis manajemen Bayan Resources dalam keterbukaan informasi BEI.

Berdasarkan laporan tersebut, Oliver menjual 25.000 lembar saham pada harga Rp11.112 per saham pada Kamis (7/5/2026). Selanjutnya, pada Jumat (8/5/2026), ia kembali melepas 141.900 lembar saham di harga Rp11.151 per saham. Dari transaksi tersebut, Oliver diperkirakan meraup dana sekitar Rp1,86 miliar.

Sejalan dengan transaksi tersebut, BYAN juga mengungkapkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per akhir April 2026. Jumlah saham nonwarkat (scripless) yang dimiliki direksi dan dewan komisaris dengan kepemilikan di bawah 5% tercatat turun menjadi 1.112.292.300 lembar pada akhir April 2026, dibandingkan 1.112.575.700 lembar pada akhir Maret 2026.

Perubahan tersebut turut memengaruhi jumlah saham beredar di publik (free float), yang meningkat menjadi 7.089.564.830 lembar pada akhir April 2026, dari sebelumnya 7.089.281.430 lembar pada akhir Maret 2026. Meski demikian, persentase saham free float BYAN masih berada di atas ketentuan minimum BEI sebesar 15%, yakni mencapai 21,27%.

Pada penutupan perdagangan Jumat sore, saham BYAN ditutup melemah 0,44% ke level Rp11.200 per saham dari sebelumnya Rp11.250, berdasarkan data aplikasi IDX Mobile pada pukul 16.03 WIB. Meski terkoreksi tipis, kapitalisasi pasar BYAN tetap mencapai sekitar Rp373 triliun.

Volume perdagangan saham BYAN tercatat sebanyak 164.000 saham dengan frekuensi transaksi 91 kali dan nilai transaksi sebesar Rp1,83 miliar hingga penutupan perdagangan hari ini. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag