Danantara Mau Cari Untung, Grup GoTo Akhirnya Buyback Saham

Danantara Mau Cari Untung, Grup GoTo Akhirnya Buyback Saham
Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir menjawab pertanyaan awak media saat doorstop di Gedung BEI pada Senin (11/5/2026). Foto: Nadia K. Putri/SWA

Emiten teknologi, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO,) menyampaikan rencana pembelian kembali saham (buyback) sejak 19 Juni 2026 sampai 18 Juni 2027. Perseroan akan mengucurkan dana sebanyak-banyaknya Rp3,5 triliun.

Melansir dari laman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (11/5/2026), pertimbangan buyback saham ditujukan untuk memberikan fleksibilitas perseroan dalam mengelola modal, termasuk optimalisasi struktur modal.

“Perseroan berharap performa harga saham perseroan dapat mencerminkan nilai fundamental yang sesungguhnya dari perseroan,” jelas manajemen GOTO dari laman keterbukaan informasi BEI di Jakarta pada Senin sore ini.

Manajemen GOTO menambahkan, pembelian kembali saham juga diharapkan dapat mendukung potensi pengembalian nilai atau return lebih baik bagi pemegang saham perseroan.

Pelaksanaan buyback saham akan menggandeng PT Ciptadana Sekuritas Asia melalui perdagangan di BEI.

Secara terpisah, Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir merespons atas kabar beredar lembaga investasi milik pemerintah tersebut menjadi investor ex-unicorn GOTO.

“Kami sudah ikuti pembicaraan Pak Rosan minggu lalu, kami sudah masuk juga. Tapi nanti kita lihat bagaimana perkembangan investasi, karena kita melihat secara fundamental saja, dari sisi investasi, kami ingin untung,” beber Pandu saat doorstop di Gedung BEI sore ini.

Pada penutupan bursa Senin sore, saham GOTO bertengger stagnan di Rp50, melansir dari laman TradingView pada pukul 17.45 WIB. Nilai kapitalisasi pasarnya mencapai Rp52,92 triliun, dengan volume transaksi sebesar Rp1,50 miliar.(*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag