Pasca Akuisisi, MAPI Berpeluang Ekspansi ke Asia Tenggara
PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) telah mengumumkan perubahan pengendali Perseroan pada 8 Mei 2026 ke Pacific Universal Investments asal Singapura. Pacific mengambil alih 51% saham MAPI atau sekitar 8,46 miliar lembar saham.
Pengambilalihan MAPI oleh investor Singapura dinilai positif. Analis dan juga Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Reza Priyambada, mengatakan adanya investor baru tersebut dapat membuat jangkauan bisnis MAPI semakin luas hingga ke negara di Asia Tenggara lainnya.
“Namun, nantinya balik lagi tergantung dari strategi manajemen untuk pengembangan ke depannya. Hal positif yang kami lihat diantaranya, potensi perluasan di Asia Tenggara dimana fokus utama pengendali baru adalah memperkuat pengembangan bisnis Grup MAP tidak hanya di Indonesia, tetapi juga secara agresif di pasar Asia Tenggara,” kata Reza saat dihubungi SWA.co.id di Selasa (12/5/2026).
Kekuatan selanjutnya adalah sinergi operasional lantaran MAPI sudah memiliki operasional di Filipina (melalui anak usaha seperti MAP Active). “Sehingga masuknya investor Singapura ini diharapkan mempercepat penetrasi merek-merek global ke pasar regional lainnya,” tegas Reza.
Untuk bisnis retail sendiri, hal ini bergantung pada kondisi makroekonomi secara garis besar. Ekonomi membaik, daya beli masyarakat juga akan turut terdorong, sehingga bisnis ritel bertumbuh ke depannya.
“Tentunya kita berharap kondisi makro ekonomi di Asia, terutama di Indonesia kian membaik, sehingga daya beli pun dapat meningkat dan menunjang kinerja dari MAPI di bawah kendali baru ini,” ungkapnya. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.