Peluncuran ETF Emas Dikebut BEI
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana untuk meluncurkan instrumen derivatif exchange-traded fund berbasis emas atau ETF emas pada kuartal II/2026, khususnya sekitar Juni-Juli 2026. Begitu diluncurkan investor asing dapat membeli ETF emas berdasarkan kode ticker.
Kepala Divisi Pengembangan Bisnis 2 BEI, Ignatius Denny Wicaksono, menyampaikan perdagangan ETF emas pada umumnya berjalan seperti ETF biasa. Instrumen tersebut dapat dijangkau investor baik domestik maupun asing.
“Siapa saja yang mau beli dari platform mana saja, itu akan ada kodenya, tinggal dibeli. Persebarannya, kami mendorong ETF emas Indonesia bisa dilakukan ke luar negeri dalam bentuk ETF,” jelas Ignatius kepada SWA.co.id dalam sesi tanya jawab edukasi wartawan pada Rabu (20/5/2026).
Ignatius mencermati distribusi produk emas digital di Indonesia baru berjalan dua hingga tiga tahun belakangan, dengan nilai spread sekitar 2-3% dari sistem digital. Begitu transaksi produk emas digital tersebut berkembang, hal ini diharapkan dapat diterapkan pada transaksi ETF emas secara digital, dengan nilai spread tipis dan kompetitif.
“Sekarang memang bisa, tapi ketika dibandingkan dengan di luar negeri mungkin masih lumayan menantang. Tentunya dengan pengembangannya, harapannya bisa setara dan kanal yang sudah kita buka lebih banyak dimanfaatkan oleh investor luar negeri,” lanjut Ignatius.
Sebanyak 9 manajer investasi (MI) yang akan menerbitkan instrumen ETF emas di Indonesia. Sementara dua manajer investor sedang dalam proses permohonan pencatatan. Tujuh lainnya masih dalam tahap diskusi dan tinjauan prospektus dengan BEI.
Dalam praktik bursa global, ETF emas diperdagangkan di bursa saham Amerika Serikat (AS), Kanada, India, dan Eropa. Di AS, ETF emas diperdagangkan di Bursa Efek New York (NYSE). Di Kanada, ETF emas diperdagangkan di Bursa Efek Toronto (TSX), serta India di National Stock Exchange (NSE) dan Bombay Stock Exchange (BSE). (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.