Tayang di Vidio, The Heir Sajikan Intrik Keluarga dan Bisnis Tinta Dinasti Ming
Fenomena drama China (dracin) berkembang menjadi salah satu kekuatan besar dalam industri hiburan global, bahkan mulai menyaingi popularitas drama Korea.
Di Indonesia, antusiasme penonton terhadap dracin juga terus meningkat. Kondisi ini membuat berbagai platform streaming berlomba menghadirkan tayangan drama China terbaru bagi para penggemarnya.
Salah satunya adalah Vidio yang kembali menghadirkan dracin terbaru di platformnya. Kali ini, drama berjudul The Heir mulai tayang di Vidio sejak Minggu, 17 Mei 2026.
Berlatar pada pertengahan Dinasti Ming, The Heir mengangkat kisah perjuangan mempertahankan warisan Keluarga Li yang bergerak di industri tinta tradisional Huizhou dan telah berjaya selama ratusan tahun. Namun, keluarga tersebut terseret skandal tinta persembahan kerajaan yang membuat bisnis mereka runtuh.
Di tengah keterpurukan itu, Li Zhen (Yang Zi), putri bungsu generasi kedelapan keluarga Li, memilih bangkit dan mempertahankan warisan keluarganya melalui dunia pembuatan tinta yang selama ini didominasi laki-laki.
Di sisi lain, Luo Wen Qian (Elvis Han), putra kedua keluarga Luo, berusaha mengembalikan kejayaan keluarganya setelah bisnis mereka hancur akibat intrik politik. Pertemuan Li Zhen dan Luo Wen Qian membawa keduanya ke hubungan yang penuh persaingan sekaligus kerja sama saat menghadapi keluarga Tianmo yang semakin berkuasa dalam industri tinta Huizhou.
Kisah lengkap The Heir yang terdiri dari 42 episode dapat disaksikan setiap hari pukul 18.30 WIB.
Lalu, apa yang membuat dracin ini layak ditonton? Berikut tiga fakta menarik tentang The Heir.
Mengangkat budaya tinta Huizhou yang jarang diangkat drama China modern
Berbeda dari kebanyakan dracin berlatar kerajaan, The Heir menghadirkan dunia pembuatan tinta tradisional Huizhou sebagai fokus utama cerita. Drama ini disebut-sebut sebagai salah satu drama berskala besar pertama yang mengangkat budaya tinta Huizhou, mulai dari persaingan antar keluarga pembuat tinta hingga perjuangan mempertahankan warisan usaha pada era Dinasti Ming.
Industri tinta Huizhou sendiri dikenal sebagai salah satu warisan budaya penting di China dengan sejarah panjang dan proses pembuatan yang kompleks. Melalui visual produksi yang detail serta nuansa sejarah yang kuat, The Heir tidak hanya menghadirkan konflik keluarga dan perebutan kekuasaan, tetapi juga memperlihatkan sisi tradisi dan bisnis kuno yang jarang diangkat dalam dracin modern.
Raih lebih dari 1,5 juta reservasi sebelum tayang
Sebelum resmi tayang, The Heir lebih dulu mencuri perhatian para penggemar dracin. Antusiasme penonton terhadap drama ini terbilang tinggi hingga berhasil mencatat lebih dari 1,5 juta reservasi menjelang penayangannya. Pencapaian tersebut membuat The Heir menjadi salah satu dracin terbaru yang paling dinantikan tahun ini.
Besarnya perhatian publik tidak lepas dari chemistry antara Yang Zi dan Elvis Han yang sejak awal ramai diperbincangkan. Selain itu, tema mengenai industri tinta tradisional Huizhou juga menghadirkan nuansa baru yang membuat drama ini terasa berbeda dibandingkan drama kerajaan China pada umumnya.
Adu akting perdana Yang Zi dan Elvis Han
The Heir menjadi drama pertama yang mempertemukan Yang Zi dan Elvis Han dalam satu proyek. Kolaborasi keduanya langsung mencuri perhatian sejak diumumkan karena sama-sama dikenal memiliki kemampuan akting kuat dalam drama bertema emosional dan penuh konflik.
Dalam drama ini, Yang Zi memerankan Li Zhen, perempuan muda yang berusaha menghidupkan kembali kejayaan keluarganya. Sementara itu, Elvis Han berperan sebagai Luo Wen Qian, putra keluarga saingan yang memiliki ambisi besar dalam industri tinta Huizhou.
Chemistry antara Yang Zi dan Elvis Han pun menjadi salah satu alasan yang membuat drama ini begitu dinantikan para penggemar drama China sejak awal pengumumannya. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.