Kawaasan Industri Jababeka (KIJA) Raih Kredit Rp1,2 Triliun dari BRI (BBRI) untuk Pengembangan Kawasan Industri Kendal
PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) atau Jababeka melalui anak usahanya, PT Kawasan Industri Kendal (KIK) telah meraih fasilitas pinjaman term loan dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dengan nilai maksimum Rp1,2 triliun untuk ekspansi Kendal Industrial Park.
Dana tersebut terdiri dari pinjaman term loan non-revolving dengan nilai maksimum Rp1,2 triliun, dalam jangka waktu 10 tahun dan availability period hingga 24 bulan. Dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan lahan dan pembangunan infrastruktur dalam Kendal Industrial Park.
Kendal Industrial Park akan memberikan jaminan berupa aset tanah tertentu, aset tetap, serta piutang terkait pengembangan kompleks industri di pesisir utara Jawa Tengah tersebut.
Wakil Direktur Utama Kawasan Industri Jababeka, Budianto Liman, menjelaskan fasilitas pinjaman tersebut menyediakan pendanaan jangka panjang untuk melengkapi posisi kas Kawasan Industri Kendal. Pendanaan ini meningkatkan fleksibilitas keuangan secara keseluruhan, sekaligus mempercepat pembangunan kompleks tersebut.
“Transaksi ini juga mendukung diversifikasi sumber pendanaan KIK secara berkelanjutan dengan tetap menjaga pengelolaan likuiditas yang prudent dan disiplin alokasi modal,” jelas Budianto dari laman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip Minggu (24/5/2026).
Sebelumnya, emiten properti, ini memperoleh pinjaman jangka panjang baru dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) pada 13 Mei 2026. Pinjaman tersebut digunakan untuk pembiayaan kembali surat utang senior (Senior Notes) perseroan sebesar US$185.856.000 dan tambahan fasilitas term loan sebesar Rp70 miliar untuk kebutuhan umum korporasi perseroan. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.