ALE AI Forum 2026 Soroti Peran AI sebagai Kebutuhan Bisnis Masa Kini
Data dari Gartner menunjukkan belanja global untuk akal imitasi (AI) diproyeksikan mencapai US$2,5 triliun pada 2026 dan meningkat menjadi US$3,3 triliun pada 2027. Infrastruktur AI diperkirakan akan menjadi komponen dengan porsi investasi terbesar, diikuti oleh layanan AI dan perangkat lunak AI.
Di Indonesia, investasi AI diproyeksikan berkontribusi hingga US$366 miliar terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional pada 2030, didorong oleh sektor-sektor seperti manufaktur, e-commerce, dan layanan keuangan .
Untuk mendukung kebutuhan AI dan transformasi digital, ALE International, yang lebih dikenal dengan nama dagang Alcatel-Lucent, penyedia solusi jaringan dan komunikasi, menggelar ALE AI Forum 2026: Enabling Indonesia’s Intelligent Digital Infrastructure di Jakarta.
Forum eksklusif ini mempertemukan para pemimpin bidang TIK, inovator, para pengambil keputusan bisnis, dan mitra teknologi untuk membahas bagaimana AI, jaringan cerdas, dan teknologi data center modern membentuk kembali masa depan operasional perusahaan dan infrastruktur digital di Indonesia.
Sesi diskusi pada forum ini juga menyoroti bagaimana AI mentransformasi infrastruktur perusahaan menjadi sebuah ekosistem yang cerdas, otomatis, dan adaptif yang mampu mendukung pertumbuhan digital di masa depan.
Novse Hardiman, Country Leader Alcatel-Lucent Indonesia menyampaikan bahwa artificial intelligence atau kecerdasan buatan bukan lagi sekadar visi untuk masa depan, ini menjadi kebutuhan bisnis bagi organisasi yang ingin tetap kompetitif, lincah, dan tangguh.
“Melalui ALE AI Forum, kami ingin membantu organisasi di Indonesia lebih memahami cara mengadopsi AI secara strategis dengan membangun infrastruktur digital yang cerdas, aman, terukur, dan berbasis data. Di Alcatel-Lucent, kami berkomitmen untuk menyederhanakan kompleksitas operasional sekaligus memungkinkan inovasi dalam skala besar melalui jaringan yang aman, otomatisasi cerdas, dan solusi komunikasi terintegrasi,” ujar Novse
Portofolio Alcatel-Lucent yang didukung AI dirancang untuk membantu organisasi memodernisasi infrastruktur secara lebih efektif melalui manajemen jaringan cerdas, analitik canggih, otomatisasi, dan komunikasi yang aman.
Dengan menyederhanakan operasional infrastruktur dan meningkatkan visibilitas di seluruh lingkungan digital, Alcatel-Lucent memungkinkan perusahaan untuk mengoptimalkan kinerja data center, mengurangi kompleksitas operasional, memperkuat ketahanan digital, dan mempercepat inisiatif adopsi AI.
Seiring dengan semakin besarnya volume data yang harus dikelola organisasi serta meningkatnya kompleksitas lingkungan digital, infrastruktur yang siap mendukung AI (AI-ready infrastructure) menjadi faktor penting untuk menjaga keandalan operasional, keamanan siber, keberlangsungan bisnis, dan keberlanjutan jangka panjang.
“Organisasi yang akan berhasil di masa depan adalah mereka yang mampu mengadopsi AI yang bermanfaat dalam mendukung transformasi bisnis dan meningkatkan kelincahan operasional. Di Alcatel-Lucent, kami terus bekerja sama secara erat dengan pelanggan dan mitra untuk menghadirkan solusi yang fleksibel dan aman, guna mendukung organisasi di setiap tahap perjalanan transformasi digital mereka,” jelas Novse. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.