Pelindo Marine Kawal Ekspor Perdana Pupuk Urea ke Australia
PT Pelindo Marine Service (Pelindo Marine) turut mengawal ekspor perdana pupuk urea ke Australia dalam skema Government-to-Government (G2G) yang diinisiasi PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT).
Dalam kegiatan tersebut, Pelindo Marine memberikan layanan penundaan kapal (towage service) untuk memastikan keselamatan dan kelancaran proses sandar maupun lepas sandar kapal di Dermaga BSL Pupuk Kaltim, Bontang, Kalimantan Timur.
Layanan penundaan kapal menjadi elemen vital dalam operasional pelabuhan. Layanan ini membantu pergerakan kapal saat memasuki alur pelayaran, sandar di dermaga, berpindah posisi, hingga lepas sandar menuju laut terbuka, terutama bagi kapal berukuran besar dengan ruang manuver terbatas.
Ekspor perdana ini merupakan tahap awal dari komitmen kerja sama sebesar 250.000 ton dan ditargetkan meningkat hingga mencapai 500.000 ton dengan total nilai sekitar Rp7 triliun.
Direktur Komersial, Operasi, dan Teknik PT Pelindo Marine Service, Elvin Syah Putra menegaskan keselamatan pelayaran menjadi prioritas utama perusahaan dalam setiap layanan operasional.
“Prioritas kami adalah keselamatan kapal dalam setiap proses penundaan. Pada ekspor perdana ini, kami mengoperasikan tiga kapal tunda, yaitu TB. Semar Dua Puluh, TB. Semar Dua Puluh Tujuh, dan TB. Semar Sembilan Belas untuk memastikan seluruh proses penundaan berjalan aman dan lancar,” ujar Elvin.
Ia menambahkan, dukungan terhadap kegiatan ekspor nasional merupakan bagian dari komitmen Pelindo Marine dalam memperkuat rantai logistik maritim Indonesia sekaligus mendukung kelancaran distribusi komoditas strategis nasional ke pasar internasional.
Keberhasilan ekspor perdana pupuk urea ke Australia tersebut menjadi momentum penting bagi penguatan daya saing industri pupuk nasional di pasar global. Selain itu, sinergi antarperusahaan BUMN dan pelaku industri maritim dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan kelancaran distribusi logistik ekspor Indonesia. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.