Membangun Talenta Adaptif: Prasmul New Look Dorong Paradigma Baru Pendidikan Tinggi
Universitas Prasetiya Mulya membuka fase baru pembelajaran melalui peluncuran Prasmul New Look, sebuah transformasi pendidikan yang mengintegrasikan kolaborasi, teknologi, dan Artificial Intelligence (AI) dalam satu ekosistem belajar.
Mengusung tema “Reinventing Collaborative Learning in New Look”, inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan talenta future-ready yang adaptif terhadap kebutuhan industri digital, sekaligus menegaskan komitmen Prasmul dalam membangun negeri melalui pendidikan berkualitas.
Menurut Rektor Universitas Prasetiya Mulya, Dr. Hassan Wirayuda, Prasmul New Lookbukan sekadar perubahan tampilan kampus, melainkan transformasi pembelajaran yang lebih adaptif, kolaboratif, dan future-ready.
“Inisiatif ini dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendorong mahasiswa berinovasi, bereksperimen, dan menghasilkan solusi lintas disiplin, sekaligus memperkuat kontribusi Prasmul dalam membangun negeri melalui pengembangan talenta unggul,” kata Hasan dalam siaran pers uang diterima SWA.co,id, Selasa (26/5/2026).
Diakui Hasan perkembangan Artificial Intelligence (AI) menjadi momentum penting bagi perguruan tinggi untuk bertransformasi, tidak hanya sebagai pusat transfer ilmu, tetapi juga ruang kolaborasi antara akademisi, industri, dan teknologi guna mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan global dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.
Menurut Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Stella Christie, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam menyiapkan generasi muda yang adaptif terhadap percepatan perubahan teknologi global.
Ia menambahkan AI bukan sekadar perkembangan teknologi, melainkan pergeseran paradigma dalam cara belajar, bekerja, dan berinovasi. Karena itu, kampus perlu menjadi ruang yang mendorong kolaborasi, kreativitas, dan adaptasi berkelanjutan, agar mahasiswa Indonesia mampu bersaing secara global sekaligus memberi kontribusi nyata bagi bangsa.
Muhamad Yopan, Public Sector Lead AWS Indonesia, menilai pendidikan tinggi berperan strategis dalam menyiapkan talenta digital yang adaptif terhadap transformasi teknologi lintas industri.
Diakui Yapan, Ia pesatnya perkembangan AI akan memengaruhi hampir seluruh sektor pekerjaan, sehingga perguruan tinggi perlu membangun budaya belajar yang agile, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan industri agar lulusan mampu menjadi problem solver di era digital sekaligus berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional.
Melalui Prasmul New Look, Universitas Prasetiya Mulya menegaskan posisinya sebagai kampus future-ready yang menjembatani pendidikan, industri, teknologi, dan inovasi dalam satu ekosistem yang terintegrasi.
Transformasi ini menjadi wujud nyata komitmen “Prasmul membangun negeri”, dengan menghadirkan pendidikan yang relevan, kolaboratif, dan berdampak, serta berorientasi pada kesiapan talenta Indonesia menghadapi dinamika era AI dan kompetisi global. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.