43 Saham Pindah Papan Pencatatan Sepanjang Mei 2026, Ini Catatan dari BEI
Melansir dari laman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 20 Mei 2026 dan 27 Mei 2026, sebanyak 44 emiten yang pindah papan pencatatan, mulai dari papan utama dan pengembangan.
“Perubahan penempatan papan pencatatan tersebut berlaku sejak tanggal 29 Mei 2026,” jelas Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI, Teuku Fahmi Ariandar dari laman keterbukaan informasi BEI pada Rabu (27/5/2026).
Adapun, Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) pindah ke papan pengembangan, dari sebelumnya tercatat di papan pemantauan khusus. Penyebabnya, RBMS mengalami pencabutan efek bersifat ekuitas dari papan pemantauan khusus, sehingga selanjutnya dipindahkan ke papan pengembangan.
Perpindahan ini selaras dengan kebijakan BEI, yaitu Pengumuman Bursa No. Peng-CK-00051/BEI.PLP/05-2026 tanggal 26 Mei 2026 tentang Pencabutan Efek Bersifat Ekuitas dari Pemantauan Khusus.
Selain itu, BEI juga mengumumkan 43 emiten yang mengalami pindah papan, melansir dari laman keterbukaan informasi pada 20 Mei 2026. Terdapat 26 emiten yang pindah dari papan pengembangan ke papan utama. Sedangkan, terdapat 15 emiten dari papan utama ke papan pengembangan, serta dua emiten papan ekonomi baru ke papan pengembangan.
Dari papan pengembangan ke papan utama, 26 emiten tersebut adalah sebagai berikut.
1. Akasha Wira International Tbk (ADES)
2. Alkindo Naratama Tbk (ALDO)
3. Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG)
4. PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR)
5. PT Bank Mestika Dharma Tbk (BBMD)
6. Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR)
7. PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT)
8. Central Omega Resources Tbk (DKFT)
9. PT Diamond Food Indonesia Tbk (DMND)
10. Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT)
11. FKS Multi Agro Tbk (FISH)
12. PT Galva Technologies Tbk (GLVA)
13. Gozco Plantations Tbk (GZCO)
14. PT DFI Retail Nusantara Tbk (HERO)
15. Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD)
16. Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT)
17. Lippo Cikarang Tbk (LPCK)
18. PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (MASB)
19. Merck Tbk (MERK)
20. PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU)
21. PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM)
22. PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT)
23. PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY)
24. PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN)
25. Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO)
26. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)
Selanjutnya, berikut 15 emiten dari papan utama ke papan pengembangan.
1. Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK)
2. PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA)
3. PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID)
4. PT GTS Internasional Tbk (GTSI)
5. PT Greenwood Sejahtera Tbk (GWSA)
6. PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS)
7. PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE)
8. PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP)
9. Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI)
10. PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL)
11. Panorama Sentrawisata Tbk (PANR)
12. PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT)
13. PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA)
14. PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ)
15. PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU)
Terakhir, dua emiten dari papan ekonomi baru ke papan pengembangan. Dua emiten ini sebelumnya berstatus perusahaan rintisan (startup). Pertama, PT Global Digital Niaga Tbk (BELI). Kedua, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (()
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.