Marriott Bonvoy Luncurkan “The Circle”, Andi Rianto hingga Kris Dayanti Siap Tampil di “Jejak Nada”

(foto: Marriott Bonvoy)
Marriott Bonvoy bikin konser orkestra mewah, Tulus hingga Kris Dayanti satu panggung (Foto: Marriott Bonvoy)

Marriott Bonvoy di Indonesia resmi mengumumkan peluncuran “The Circle by Marriott Bonvoy”, sebuah inisiatif yang dirancang untuk menghubungkan para anggota dengan passion mereka terhadap seni, musik, budaya, dan hiburan berkelas.

Edisi perdana bertajuk Jejak Nada akan hadir dalam bentuk konser orkestra pada 3 Juli 2026 di The St. Regis Jakarta. Konser ini akan menampilkan maestro musik Indonesia Andi Rianto bersama Magenta Orchestra.

“Di Marriott Bonvoy, kami percaya bahwa keramahan sejati jauh melampaui sekadar tempat untuk menginap. Ini tentang menciptakan momen-momen bermakna melalui budaya, musik, dan koneksi manusia yang tulus, kenangan yang terus hidup dalam diri seseorang jauh setelah perjalanan berakhir,” tutur Ramesh Jackson, Regional Vice President, Indonesia dan Malaysia, Marriott International, dalam siaran pers dikutip Rabu (27/5/2026).

Seiring berkembangnya tren perjalanan, Marriott International melihat adanya pergeseran makna perjalanan di kalangan wisatawan. Perjalanan kini semakin didorong oleh passion atau minat pribadi, dengan musik menjadi salah satu inspirasi utama dalam menjelajahi berbagai destinasi.

Lineup Jejak Nada dikurasi untuk menjangkau lintas generasi dengan memadukan musisi legendaris dan penyanyi yang tengah bersinar saat ini.

Pada kategori “Sang Legenda”, konser ini menghadirkan diva pop Indonesia Kris Dayanti . Sementara pada kategori “Powerhouse”, tampil Tulus yang dikenal lewat lirik puitis dan musikalitasnya.

Dari generasi baru, Jejak Nada juga menghadirkan Nadhif Basalamah dengan karakter musik soulful, serta Anggi Marito sebagai penyanyi muda yang tengah naik daun.

Tak kalah menarik, kategori “Ikon Regional” akan menghadirkan Didie Shazry, pemenang Raise The Star Malaysia 2025, bersama satu bintang tamu asal Malaysia yang akan diumumkan kemudian. Kehadiran mereka disebut menjadi simbol kemampuan musik dalam menembus batas negara, generasi, dan budaya. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag