Kiat Autopedia (ASLC) Mengkreasikan Ekosistem Bisnis Kendaraan Bekas

Kiat Autopedia (ASLC) Mengkreasikan Ekosistem Bisnis Kendaraan Bekas
Itengah) Janny Candra, Direktur Utama PT Autopedia Sukses Lestari Tbk pada siniar Bizzcomm di Kampus LSPR, Jakarta. (Foto : Wisnu Tri Rahardjo/SWA).

PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) mengkreasikan ekosistem jual-beli kendaraan bekas yang memberikan layanan konsumen ekselen. Sebab, perseroan menyediakan garansi hingga transparansi yang mudah diakses konsumen. ASLC antara lain menyodorkan platform jual-beli mobil bekas bergaransi via Caroline.id.

Pada saat ini, Caroline telah memiliki 18 unit gerai pajang (showroom) yang tersebar di Jabodetabek dan Jawa Barat. Untuk segmentasi pasar, Caroline menyasar pelanggan individu melalui pendekatan O2O atau online to offline.

Sedangkan di segmen wholesale, ASLC memiliki PT JBA Indonesia, balai lelang mobil bekas. Perseroan memperolan pasokan mobil bekas dari beberapa sumber antara lain korporasi, perusahaan leasing, dan dealer mobil bekas yang ada di Indonesia. Target konsumen JBA mencakup dealer mobil bekas kecil dan menengah. Perseroan mengeklaim JBA menjadi salah satu balai lelang otomotif terbesar di Indonesia dengan pangsa pasar sekitar 40% serta jaringan operasional yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Kekuatan utama JBA terletak pada integrasi antara jaringan fisik nasional dan platform digital yang memungkinkan proses lelang real time di luring maupun online sehingga memberikan fleksibilitas dan kemudahan bagi pelanggan. Volume penjualan JBA tercatat relatif stabil di kisaran 124.000 unit di 2025. Stabilnya kinerja tersebut mencerminkan daya tahan bisnis perseroan di tengah dinamika industri industri otomotif dan kondisi pasar yang masih berfluktuasi.

Saat ini, JBA memiliki 15 auction house, auction points yang tersebar di 39 lokasi di seluruh Indonesia. Berikutnya, ASLC memiliki Motogadai, bisnis yang berfokus pada layanan gadai kendaraan. Motogadai menawarkan program terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan dana cepat dan membantu pelaku bisnis yang ingin membeli kendaraan namun terkendala keterbatasan dana.

Platform digital

Ke depannya, ASLC memperkuat ekosistem lelang melalui pengembangan platform digital, perluasan jaringan serta peningkatan kualitas layanan guna mempertahankan posisi JBA sebagai salah satu pemain utama di industri lelang otomotif nasional.

Untuk sistem lelang, JBA melakukan sistem lelang online dan offline yang terintegrasi untuk memberikan pengalaman transaksi yang lebih efisien dan transparan bagi pelanggannya. Proses lelang di JBA dimulai dari inspeksi dengan penilaian kendaraan oleh tim penilai dari JBA

Kendaraan yang telah memenuhi syarat akan dimasukkan ke dalam daftar lelang dan penjual maupun pembeli diwajibkan untuk membayar deposit kurang lebih Rp5 juta untuk mobil dan Rp1 juta untuk kendaraan roda dua. Setelah terjual, pembeli akan dikenakan biaya administrasi. Jika kendaraan berhasil dijual melalui mekanisme lelang, penjual dikenakan success fee) yang berkisar antara 1,5% sampai 4% untuk roda empat dan 2,5% hingga 4% untuk roda dua.

Seluruh proses lelang didukung oleh sistem digital JBA yang memastikan transparansi, efisiensi, dan keadilan bagi semua peserta baik yang mengikuti secara online maupun offline. Manajemen stok yang terintegrasi secara real time dengan sistem operasional JBA juga membantu pengelolaan inventaris kendaraan secara lebih efektif dan efisien.

Ekspansi

Perseroan memfokuskan bisnis Caroline di jual-beli mobil bekas dan penjualan kendaraan bekas siap pakai dan layanan trade in. ASLC sejak IPO di 2022 itu mengembangkan sistem operasional yang efisien menjadi salah satu faktor utama mendorong pertumbuhan bisnis dan peningkatan brand awareness Caroline di pasar otomotif Indonesia.

Caroline di 2025 membukukan penjualan mobil sebanyak 4.425 unit atau tumbuh 25% dibandingkan tahun 2024. “Hal ini didorong oleh ekspansi kami ke berbagai lokasi strategis guna memperluas jangkauan pasar,” ujar Janny Chandra, Direktur Utama ASLC pada paparan publik yang ditulis SWA.co.id di Jakarta, Minggu (31/5/2026).

Untuk meningkatkan visibilitas dan aksesibilitas layanan, Caroline terus memperluas jaringan penjualan atau gerai pajang menjadi 18 unit dari 10 unit pada 2023 dan 16 lokasi showroom di 2024.

“Pada bulan April 2025 kami membuka salah satu flagship store terbesar kami di daerah Cibubur,” katanya.

Caroline di ekosistem mobil bekas itu mengedepankan pendekatan kualitas kendaraan, transparansi transaksi dan kenyamanan pelanggan dalam proses jual beli mobil bekas. Caroline menyodorkan garansi satu tahun yang mencakup tujuh komponen utama yang terdiri dari termasuk dari oli, filter, dan garansi buyback selama lima hari.

Untuk menjangkau pasar yang lebih luas, Caroline menjalankan beberapa strategi pemasaran aktif melalui tiga pendekatan yang utama yaitu digital growth engine, brand activation, dan strategic partnership.

Caroline memperluas jaringan showroom mobil bekas untuk memperkuat layanan jual-beli kendaraan bekas dengan pendekatan transparansi transaksi, garansi kendaraan, dan pengalaman pelanggan yang lebih nyaman. (Foto: ASLC)
Caroline memperluas jaringan showroom mobil bekas untuk memperkuat layanan jual-beli kendaraan bekas dengan pendekatan transparansi transaksi, garansi kendaraan, dan pengalaman pelanggan yang lebih nyaman. (Foto: ASLC)

Selanjutnya, lini usaha ASLC di PT Autopedia Sukses Gadai atau Motogadai yang menawarkan pembiayaan berbasis kendaraan yang dirancang untuk memberikan solusi pendanaan yang cepat serta mempermudah proses pembelian kendaraan.

Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan Motogadai menghadirkan tiga produk utama, yaitu FlexiPay, InstantPay, dan QuickPay. Motogadai juga bekerjasama dengan JBA sehingga pelanggan dapat menggunakan layanan pembiayaan ini untuk membeli kendaraan dari JBA.

Motogadai masih berada dalam tahap awal operasional dengan fokus utama membangun fondasi yang kuat untuk mendukung pertumbuhan di masa depan. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag