BEI Mencatat 12 Saham Berstatus HSC

BEI Mencatat 12 Saham Berstatus HSC
Petugas sedang membersihkan logo BEI di Gedung BEI Jakarta, Selasa (3/3/2026). (foto M. Ubaidillah/SWA).

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan hasil pemantauan dan penilaian kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC) dalam PT Mahkota Group Tbk (MGRO) pada Selasa (2/6/2026).

“Per tanggal 26 Mei 2026, saham perseroan dimiliki oleh sejumlah tertentu pemegang saham yang secara agregat menguasai 93,76% dari total saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat MGRO,” jelas Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI, Kristian Manullang, dalam keterbukaan informasi di Jakarta pada Selasa pagi ini.

Kristian menegaskan pengumuman ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku di bidang pasar modal.

BEI sepanjang Januari hingga awal Juni tahun ini mengumumkan daftar emiten berstatus HSC. BEI pada 2 April 2026, misalnya, menyampaikan terdapat 9 emiten berstatus HSC. Emiten ini adalah sebagai berikut:

  1. PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) dengan persentase kepemilikan 93,76%
  2. PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) dengan persentase kepemilikan 97,75%
  3. PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS), dengan persentase kepemilikan 98,35%
  4. PT Ifishdeco Tbk (IFSH) dengan persentase kepemilikan 99,77%
  5. PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) dengan persentase kepemilikan 95,94%
  6. PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) dengan persentase kepemilikan 99,85%
  7. PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) dengan persentase kepemilikan 95,35%
  8. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dengan persentase kepemilikan 95,76%
  9. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dengan persentase kepemilikan 97,31%

Kemudian, BEI pada 8 Mei 2026 mencatat saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) dengan persentase kepemilikan 95,82% atau saham berstatus HSC tersebut.Selanjutnya, BEI pada 30 Mei 2026 mengumumkan hal serupa terhadap PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) dengan persentase 94,10%. Dengan demikian, hingga saat ini terdapat 12 emiten yang berstatus High Shareholding Concentration.

Laman TradingView mencatat, saham MGRO bergerak menguat 2,38% ke Rp645 pada pukul 10.16 WIB. Satu menit kemudian menguat ke Rp650 pada pukul 10.17 WIB. Volume transaksinya mencapai 3,29 juta saham, dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp2,22 triliun.

Hingga saat ini, MGRO tercatat di papan pengembangan di BEI. MGRO bergerak di sektor barang konsumen primer, khususnya di industri perkebunan sawit dan tanaman pangan. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag