Hadirkan 1.800 Exhibitor dan Buyer dari 15 Negara, IIW Indonesia 2026 Dorong Kolaborasi dan Transfer Teknologi

IIW 2026 mempertemukan pelaku industri untuk saling bertukar gagasan, menjajaki teknologi terbaru, serta membuka peluang kerja sama bisnis baru. (Foto: Istimewa)

International Industrial Week (IIW) Indonesia 2026 resmi dibuka di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 3–6 Juni 2026. Ajang ini menghadirkan platform industri berskala global yang mempertemukan pelaku industri nasional dan internasional dalam satu ekosistem bisnis terintegrasi.

Tahun ini, IIW Indonesia menampilkan lebih dari 1.800 exhibitor dari berbagai sektor industri dan dihadiri buyer profesional dari lebih dari 15 negara. Capaian tersebut memperkuat posisinya sebagai salah satu pameran industri terbesar di Indonesia.

IIW Indonesia 2026 menjadi wadah pertemuan berbagai sektor industri, mulai dari manufaktur, mesin, logistik, material handling, otomasi, energi, konstruksi, hingga teknologi dan solusi industri terkini.

Presiden Direktur PT Meorient Exhibition International, Larissa Zhou, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan IIW Indonesia 2026, termasuk pemerintah, asosiasi industri, exhibitor, buyer, media, serta mitra dari berbagai negara.

Menurutnya, IIW Indonesia 2026 tidak hanya berfungsi sebagai pameran industri, tetapi juga sebagai platform kolaborasi yang mempertemukan pelaku industri untuk bertukar gagasan, mengenal teknologi terbaru, dan membuka peluang kerja sama bisnis baru.

“Melalui ajang ini, saya berharap lahir kemitraan strategis yang dapat memperkuat pertumbuhan industri di masa depan,” kata Larissa Zhou dalam siaran pers yang diterima SWA.co.id, Rabu (3/6/2026).

Ketua Umum GAMMA (Gabungan Industri Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia), Dadang Asikin, menilai IIW Indonesia 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat daya saing industri nasional di tengah dinamika dan tantangan global yang terus berkembang.

“Melalui forum ini diharapkan tercipta lebih banyak kolaborasi, transfer teknologi, peluang investasi, serta kerja sama bisnis yang dapat mendorong industri Indonesia menjadi lebih modern, mandiri, dan berdaya saing global,” tuturnya.

Selain menjadi ajang kolaborasi industri, IIW Indonesia 2026 juga dimanfaatkan sejumlah pemerintah daerah untuk memperkenalkan potensi investasi dan pariwisata kepada pelaku usaha serta investor internasional.

Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menuturkan keikutsertaan daerahnya dalam pameran tersebut merupakan upaya memperluas jejaring kerja sama sekaligus mempromosikan peluang investasi yang didukung pertumbuhan ekonomi daerah, kekayaan budaya, lingkungan yang nyaman, serta destinasi wisata yang menarik.

Ia berharap langkah tersebut dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di sektor investasi, perdagangan, industri, dan pariwisata guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Kepala Bidang Perindustrian Provinsi DKI Jakarta, Juanda Permana Jaya, menekankan pentingnya kolaborasi antara industri, pemerintah, dan mitra internasional dalam memperkuat daya saing industri nasional.

Menurutnya, IIW Indonesia 2026 menjadi ruang strategis untuk memperluas jaringan, mengenal teknologi baru, serta membangun kemitraan yang dapat mendorong transformasi industri yang lebih inovatif dan berkelanjutan. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag