Rating Negatif Danantara Memantik Kekahawatiran Investor, IHSG Masih Malu-Malu Rebound

Rating Negatif Danantara Memantik Kekahawatiran Investor, IHSG Masih Malu-Malu Rebound
Lobi Gedung Danantara Indonesia di Jakarta, pada Jumat (13/2/2026). (Foto: Nadia K. Putri/SWA..

Moody's, Fitch Ratings, dan S&P memberikan peringkat Investment Grade kepada Danantara yang menegaskan kualitas kredit Danantara sangat bergantung pada dukungan Pemerintah Indonesia, bukan kekuatan bisnis mandiri. Moody's bahkan memberikan proyeksi negatif (outlook negative) yang eksplisit mengikuti outlook sovereign Indonesia. Lalu, S&P menegaskan bahwa penurunan rating negara akan langsung berdampak pada Danantara.

Pada saat yang sama, S&P mengungkapkan sumber pendanaan utama Danantara berasal dari dividen BUMN sebesar US$5-6 miliar per tahun dan sebagian modalnya dapat diarahkan ke proyek strategis pemerintah seperti waste to energy.

Kepala Riset PT Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata, mengatakan temuan ini membentuk pandangan pasar tentang Danantara, dan risiko sovereign Indonesia yang semakin merembet ke institusi yang seharusnya menjadi motor investasi nasional. Pertanyaan yang mulai muncul di kalangan investor menjadi semakin sederhana namun fundamental:

"Jika outlook sovereign Indonesia mulai berada di bawah tekanan berpotensi memantik keraguan investor seiring dengan rontoknya nilai tukar rupiah ke Rp18.000 per dollar AS, plus market jittery terhadap penilaian index review MSCI dan FTSE rebalancing dalam 2 pekan ke depan yang membuat IHSG di Rabu kemarin minus 4.11 % ke level 5.941,07 poin," ujar Liza di Jakarta, Kamis (4/6/2026).

IHSG menciptakan titik terendah terbaru dalam lima tahun terakhir. Ini berkebalikan dengan bursa global justru tengah menghijau dan mampu meraih rekor terbaru.

"Kami kembali ingatkan para investor/trader bahwa walau kelihatannya posisi dan valuasi harga saham emiten saat ini terbilang murah dan menarikuntk speculative buy, namun di belakang semua itu terdapat risk premium yang semakin diperhitungkan oleh foreign fund untuk merasa nyaman berinvestasi di Indonesia," tutur Liza. Kemarin, aksi investor asing melakukan jual bersih (net sell) semakin jumbo nilainya lantaran akumulasi (year to date) jual bersih senilai Rp55,79 triliun.

Berikut rekomendasi saham Kiwoom Sekuritas di perdagangan Kamis;

ACES

Entry buy : Rp342 – 348

Target harga : Rp356 – 364

Support : Rp338 – 342

Cut loss : Rp334

DSSA

Entry buy : Rp665 – 690

Target harga : Rp720 – 750

Support : Rp650 – 665

Cut loss : Rp640

ITMG

Entry buy : Rp21.700 – 22.075

Target harga: Rp22.525 – 22.975

Support : Rp21.500 – 21.700

Cut loss : Rp21.450

KPIG

Entry buy : Rp93 – 95

Target harga : Rp98 – 101

Support : Rp91 – 93

Cut loss : Rp90. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag