Kuasai Pangsa Transaksi QRIS Terbesar di Banten, GoPay Sabet Digiwara Awards 2026.
Di tengah persaingan industri pembayaran digital yang semakin ketat, kemampuan memperluas adopsi transaksi nontunai menjadi salah satu indikator penting keberhasilan sebuah platform.
GoPay membuktikan kapabilitas tersebut dengan meraih Digiwara Awards 2026 sebagai Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) terbaik untuk program perluasan QRIS kategori non-bank. Penghargaan ini diberikan setelah GoPay mencatat pangsa transaksi QRIS terbesar di Banten sepanjang 2025, mengungguli berbagai penyedia layanan keuangan lainnya.
Pengakuan tersebut diberikan dalam Digiwara Festival 2026, ajang tahunan yang diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah sekaligus mempercepat transformasi digital di wilayah tersebut.
Berdasarkan data Bank Indonesia, transaksi QRIS terus menunjukkan pertumbuhan yang tinggi. Pada April 2026, nilai transaksi QRIS tumbuh 108,43% secara tahunan (year-on-year/yoy). Hingga periode tersebut, QRIS telah digunakan oleh lebih dari 63 juta pengguna dan 45 juta merchant, yang mayoritas merupakan pelaku UMKM.
Head of GoPay Wallet, Kelvin Timotius, menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas penghargaan yang diberikan, serta kepada para pengguna yang telah mempercayakan GoPay sebagai sarana pembayaran digital melalui QRIS.
Menurut Kelvin, pencapaian tersebut menjadi bukti konsistensi GoPay dalam memperluas akses layanan keuangan digital melalui aplikasi yang ringan, mudah digunakan, dan aman bagi berbagai lapisan masyarakat.
Aplikasi GoPay dirancang untuk memenuhi beragam kebutuhan finansial sehari-hari, termasuk memfasilitasi pembayaran nontunai melalui QRIS secara praktis dan aman.
“Seiring meningkatnya adopsi transaksi digital, GoPay berkomitmen terus menghadirkan inovasi layanan pembayaran yang relevan dengan kebutuhan pengguna sekaligus mendukung upaya Bank Indonesia dalam mempercepat digitalisasi sistem pembayaran nasional,” tutup Kelvin. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.