BEI Minta Penjelasan ke Hoffmen Cleanindo (KING) atas Rencana Penambahan Delapan KBLI

BEI Minta Penjelasan ke Hoffmen Cleanindo (KING) atas Rencana Penambahan Delapan KBLI
Ilustrasi logo PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING), emiten sektor perindustrian yang tercatat di papan akselerasi Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto oleh Hoffmen Cleanindo

Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan kepada PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING) terkait rencana penambahan kegiatan usaha baru. Menanggapi permintaan tersebut, manajemen perseroan menjelaskan bahwa pihaknya telah mengagendakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk memperoleh persetujuan atas rencana tersebut.

“Penambahan tersebut masih dalam sektor penyediaan sumber daya manusia baik untuk di dalam negeri maupun luar negeri,” jelas manajemen PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING) dalam keterbukaan informasi di BEI, Jumat (5/6/2026).

Manajemen menjabarkan bahwa berdasarkan koreksi atas rencana perubahan kegiatan usaha yang disampaikan melalui keterbukaan informasi pada 24 Mei 2026, perseroan berencana menambah delapan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).

Delapan KBLI tersebut meliputi Aktivitas Penempatan Tenaga Kerja di Luar Negeri (KBLI 78102), Aktivitas Penyedia Gabungan Jasa Penunjang Fasilitas (KBLI 81100), Aktivitas Administrasi Kantor dan Penunjang Kantor (KBLI 82100), serta Aktivitas Jasa Lanskap (KBLI 81300).

Selain itu, perseroan juga akan menambah Perdagangan Besar Tekstil (KBLI 46411), Perdagangan Barang Jadi Tekstil (KBLI 46414), Aktivitas Kurir (KBLI 53200), dan Aktivitas Perusahaan Induk (KBLI 64210).

Manajemen KING menyatakan tetap optimistis terhadap perkembangan bisnis perseroan. Namun, kegiatan usaha perusahaan masih berpotensi menghadapi berbagai hambatan yang dipengaruhi perkembangan faktor-faktor ekonomi.

Untuk memperoleh persetujuan pemegang saham atas penambahan KBLI tersebut, perseroan akan menggelar RUPS pada 23 Juni 2026.

Berdasarkan data perdagangan di laman IDX, saham KING ditutup menguat di level Rp565 pada penutupan perdagangan Jumat. Meski demikian, hingga saat ini perdagangan saham KING masih berada dalam status suspensi oleh BEI sejak 22 Mei 2026.

Sebelumnya, BEI sempat membuka kembali perdagangan saham KING pada 28 April 2026 setelah suspensi yang diberlakukan pada 27 April 2026. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag