Pefindo Pertahankan Peringkat Triple A untuk Obligasi dan Sukuk PLN hingga 2027

Pefindo Pertahankan Peringkat Triple A untuk Obligasi dan Sukuk PLN hingga 2027
Tampak petugas PLN sedang memberikan edukasi terkait berbagai fitur pada aplikasi PLN Mobile dalam agenda Gelegar PLN Mobile Experience Day 2026, di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (9/5). Kegiatan ini menghadirkan beragam aktivitas interaktif untuk meningkatkan customer experience.. (Foto : PLN)

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mengumumkan hasil Pemantauan Tahunan Pemeringkatan terhadap PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN (PPLN) untuk obligasi dan sukuk ijarah berkelanjutan yang diterbitkan perusahaan.

“Peringkat korporat PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) adalah idAAA/Stable (Triple A; Stable Outlook) untuk periode 2 Juni 2026 sampai dengan 1 Juni 2027,” jelas Sekretaris Perusahaan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), Yuliandra Syahrial dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (5/6/2026).

Untuk instrumen obligasi berkelanjutan, manajemen PPLN merinci terdapat tiga jenis obligasi berkelanjutan yang memperoleh peringkat idAAA (Triple A) untuk periode 2 Juni 2026 sampai 1 Juni 2027. Berikut rinciannya.

  • Peringkat Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2017 Seri C, Tahap II Tahun 2017 Seri C dan Seri D, Tahap III Tahun 2018 Seri C, Seri D dan Seri E.
  • Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2018 Seri C, Seri D dan Seri E, Tahap II Tahun 2018 Seri C, Seri D dan Seri E, Tahap III Tahun 2019 Seri D, Seri E dan Seri F, Tahap IV Tahun 2019 Seri C, Seri D dan Seri E, Tahap V Tahun 2019 Seri B, Seri C, Seri D dan Seri E, Tahap VI Tahun 2020 Seri B, Seri C, Seri D dan Seri E, Tahap VII Tahun 2020 Seri C dan Seri D.
  • Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I Tahun 2020 Seri B, Seri C, Seri D dan Seri E

Berikutnya, terdapat tiga jenis sukuk ijarah berkelanjutan yang memperoleh peringkat idAAA(sy) atau Triple A Syariah untuk periode 2 Juni 2026 sampai dengan 1 Juni 2026. Berikut rinciannya.

  • Peringkat Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2017 Seri B, Tahap II Tahun 2017 Seri B dan Seri C, Tahap III Tahun 2018 Seri B, Seri C, dan Seri D
  • Sukuk Ijarah Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2018 Seri C, Seri D dan Seri E, Tahap II Tahun 2018 Seri C dan Seri D, Tahap III Tahun 2019 Seri D, Seri E dan Seri F, Tahap IV Tahun 2019 Seri C, Seri D dan Seri E, Tahap V Tahun 2019 Seri B, Seri C, Seri D dan Seri E, Tahap VI Tahun 2020 Seri A, Seri B, Seri C dan Seri D
  • Sukuk Ijarah Berkelanjutan IV Tahap I Tahun 2020 Seri B, Seri C, Seri D dan Seri E

Selanjutnya, peringkat Obligasi Berkelanjutan III Tahap IV Tahun 2019 Seri B adalah idAAA (Triple A) untuk periode 2 Juni 2026 sampai dengan 1 Agustus 2026.

Terakhir adalah peringkat Sukuk Ijarah Berkelanjutan III Tahap IV Tahun 2019 Seri B adalah idAAA(sy) atau Triple A Syariah untuk periode 2 Juni 2026 sampai dengan 1 Agustus 2026.

Direktur Utama PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), Irmawati menjelaskan, peringkat Triple A dalam surat utang atau obligasi dan sukuk merupakan peringkat tertinggi.

“Kemampuan obligor untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya, relatif terhadap obligor Indonesia lainnya, adalah superior,” jelas Irmawati dari keterbukaan informasi BEI kemarin. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag