Teras Kapal BRI Menjangkau Pulau-Pulau Terluar, Perluas Akses Keuangan Masyarakat Pesisir
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menghadirkan Teras Kapal BRI, solusi layanan perbankan terapung yang dirancang untuk menjangkau masyarakat di pulau-pulau kecil dan kawasan pesisir yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan perbankan.
Langkah strategis tersebut sejalan dengan program CX100 yang diinisiasi Danantara Indonesia, sebuah inisiatif transformasi customer experience yang menitikberatkan pada kualitas layanan dan kemudahan akses bagi masyarakat. Melalui Teras Kapal BRI, perseroan menunjukkan bahwa customer experience tidak hanya diwujudkan melalui digitalisasi layanan, tetapi juga melalui kemampuan menghadirkan akses perbankan yang mudah, aman, dekat, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Hal itu disampaikan Direktur Operasi BRI, Hakim Putratama, saat melakukan kunjungan ke Teras Kapal Bahtera Seva II di Halmahera Selatan, Maluku Utara, bersama Chief Marketing Officer Danantara Indonesia, Dendi T. Danianto, Vice President Danantara Indonesia, Danang Widiasurya, serta Expert Committee Danantara sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga, Fitri Ismiyanti, pada Kamis (4/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, BRI juga menyalurkan bantuan Program BRI Peduli TJSL berupa alat produksi kepada UMKM Putri Bajo guna membantu meningkatkan kapasitas produksi dan memperkuat aktivitas usaha.
Selain Bahtera Seva II di Halmahera Selatan, BRI juga mengoperasikan Teras Kapal Bahtera Seva I di Kepulauan Seribu yang menjangkau enam pulau, Bahtera Seva III di Kepulauan Anambas yang menjangkau enam pulau, serta Nera Seva di Labuan Bajo yang menjangkau 10 pulau.
Hakim mengatakan, selama satu dekade Teras Kapal BRI telah menjadi bagian dari upaya BRI mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat kepulauan. Melalui layanan tersebut, BRI terus memperkuat interaksi langsung dengan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di wilayah pesisir.
"Sejak diluncurkan pada tahun 2015, BRI menjadi pelopor layanan perbankan yang menjangkau masyarakat kepulauan melalui moda transportasi laut. Layanan ini menghadirkan kemudahan akses transaksi dan konsultasi keuangan yang sebelumnya sulit dijangkau oleh masyarakat di wilayah pesisir dan kepulauan," ujarnya.
Berbagai layanan perbankan tersedia melalui Teras Kapal BRI, mulai dari pembukaan rekening simpanan, layanan pinjaman, transaksi pembayaran, hingga penyediaan tambahan kas bagi Agen BRILink sebagai perpanjangan layanan BRI di masyarakat.
Selain itu, Teras Kapal BRI dilengkapi satu unit ATM yang dapat digunakan nasabah untuk melakukan tarik tunai dan berbagai transaksi lainnya. Layanan tersebut didukung teknologi informasi yang andal serta sumber daya manusia yang kompeten, termasuk teller, customer service, dan petugas kredit mikro yang siap melayani kebutuhan masyarakat secara langsung.
Berada dalam cakupan wilayah kerja Branch Office Ternate, Teras Kapal Bahtera Seva II didukung jaringan layanan yang terdiri atas satu Branch Office, tiga Kantor Cabang Pembantu, delapan BRI Unit, dan satu Kantor Kas. Akses layanan juga diperkuat melalui kanal digital dan jaringan e-channel yang mencakup 35 ATM/CRM, 705 Agen BRILink aktif, 249 EDC, serta 11.016 merchant QRIS.
Sebagai bagian dari komitmen melayani negeri, Teras Kapal Bahtera Seva II menjangkau wilayah kepulauan di Kabupaten Halmahera Selatan melalui delapan rute perjalanan yang melayani lima pulau dan delapan titik pelabuhan dalam satu siklus pelayanan selama lima hari. Rute tersebut meliputi Kupal, Bajo, Lele, Madopolo, Gane Dalam, Pasipalele, Saketa, hingga Kayoa.
Kehadiran layanan ini menjadi semakin relevan mengingat Halmahera Selatan merupakan salah satu kabupaten kepulauan terbesar di Maluku Utara. Daerah tersebut memiliki kebutuhan akses keuangan yang tinggi sekaligus potensi ekonomi besar dengan lebih dari 16 ribu UMKM dan sekitar 139 ribu tenaga kerja yang bergerak di sektor perikanan, perdagangan, dan usaha mikro.
Manfaat layanan ini juga dirasakan masyarakat Suku Bajo di Halmahera Selatan. Melalui Teras Kapal BRI, sebanyak 216 masyarakat Suku Bajo telah mengakses berbagai layanan keuangan. Selain itu, BRI telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp2,5 miliar yang dimanfaatkan nelayan untuk pembelian kapal dan peralatan melaut, serta oleh UMKM produsen kerupuk ikan sebagai salah satu produk unggulan daerah.
Di saat yang sama, keberadaan tiga Agen BRILink yang melayani sekitar 400 transaksi per bulan turut memperkuat akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal dan aktivitas transaksi sehari-hari.
“Melalui model layanan yang hadir langsung di tengah masyarakat, BRI tidak hanya memperluas akses keuangan, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha, memperlancar transaksi ekonomi, serta memperoleh akses pembiayaan formal,” imbuhnya.
Implementasi Teras Kapal BRI juga sejalan dengan semangat transformasi layanan yang diusung Danantara melalui program CX100. Dendi mengatakan CX100 Index disiapkan sebagai barometer kualitas pelayanan BUMN sekaligus bagian dari kampanye “Melayani Sepenuh Hati” yang mendorong transformasi layanan yang lebih berorientasi kepada masyarakat. Menurutnya, transformasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kemampuan BUMN dalam memahami dan menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.
“Transformasi ini diharapkan mampu menjadikan BUMN sebagai penyedia layanan publik yang tidak hanya unggul secara operasional, tetapi juga humanis. Melalui sinergi antarperusahaan, Danantara optimistis dapat memberikan manfaat maksimal bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia,” ujar Dendi. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.