Xiaomi 17T Series Meluncur di Indonesia, Kantongi TKDN di Atas 37%

Xiaomi 17T Series Meluncur di Indonesia, Kantongi TKDN di Atas 37%
Xiaomi 17T dari sisi belakang. (Foto: Syifa Nur Layla)

Xiaomi meluncurkan Xiaomi 17T Series yang terdiri dari Xiaomi 17T dan Xiaomi 17T Pro di pasar Indonesia. Untuk pertama kalinya pada lini T Series, kedua perangkat tersebut dibekali kamera Leica 5x Telephoto serta fitur Leica Live Moment.

Marketing Director Xiaomi Indonesia, Andi Renreng, mengatakan penjualan ponsel Xiaomi di Indonesia tumbuh 64%. Menurutnya, lini T Series menjadi salah satu produk yang mendapat respons positif dari pasar.

Selain menghadirkan produk baru, Xiaomi juga menyoroti aspek Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang menjadi salah satu syarat bagi perangkat telekomunikasi yang dipasarkan secara resmi di Indonesia. Andi menjelaskan Xiaomi menerapkan dua pendekatan dalam pemenuhan TKDN, yakni melalui pengembangan perangkat lunak (software) dan kegiatan perakitan di fasilitas produksi yang berlokasi di Batam.

"Dari awal komponen masuk, ada beberapa line produksi yang digunakan. Setiap produk memiliki line yang berbeda-beda, termasuk panjang prosesnya. Di dalam proses tersebut ada tahap instalasi motherboard, pemasangan baterai, kamera, software, hingga tahap packaging," ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Sesuai ketentuan Kementerian Perindustrian, ponsel, komputer genggam, dan tablet (HKT) yang dipasarkan secara resmi di Indonesia wajib memenuhi nilai TKDN minimal 35%. Xiaomi menyebut Xiaomi 17T memiliki nilai TKDN sebesar 38,20%, sedangkan Xiaomi 17T Pro mencapai 37,54%.

Andi menambahkan perusahaan berupaya menyesuaikan pengembangan produk dengan kebutuhan pengguna. Menurutnya, komunikasi dengan konsumen menjadi salah satu cara untuk memahami preferensi pasar yang terus berubah.

"Dengan begitu, tercipta kedekatan yang kuat. Jadi, kami bukan sekadar brand yang menjual produk, tetapi lebih sebagai teman yang menghadirkan produk yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan pengguna," tutup Andi. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag