Laba ANTAM Kuartal I/2026 Melonjak 58%, DER Tetap Terjaga di 0,57 Kali.

Laba ANTAM Kuartal I/2026 Melonjak 58%, DER Tetap Terjaga di 0,57 Kali.
Ilustrasi gedung kantor pusat Aneka Tambang Tbk atau Antam (ANTM) di Jakarta. Foto oleh Aneka Tambang Tbk

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menunjukkan kualitas pertumbuhan kinerja yang solid pada Kuartal I 2026. Di tengah lonjakan laba dan peningkatan profitabilitas, perseroan tetap menjaga tingkat leverage pada level yang relatif konservatif.

Berdasarkan laporan keuangan Kuartal I 2026, ANTAM membukukan total liabilitas sebesar Rp22,89 triliun dan total ekuitas Rp40,41 triliun. Dengan posisi tersebut, Debt to Equity Ratio (DER) perseroan tercatat sebesar 0,57 kali.

Rasio tersebut menunjukkan bahwa setiap Rp1 ekuitas ditopang oleh Rp0,57 liabilitas. Dengan nilai ekuitas yang lebih besar dibandingkan total liabilitas, struktur permodalan ANTAM masih terjaga di tengah pertumbuhan bisnis yang berlangsung.

Kondisi tersebut juga tercermin dari total aset perseroan yang mencapai Rp63,30 triliun pada akhir Maret 2026.

Dari sisi kinerja operasional, ANTAM mencatat pertumbuhan profitabilitas yang signifikan. Laba periode berjalan pada Kuartal I 2026 mencapai Rp3,66 triliun, meningkat 58% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,32 triliun.

Peningkatan laba ditopang oleh pertumbuhan laba kotor yang naik 54% menjadi Rp5,62 triliun dari Rp3,64 triliun pada Kuartal I 2025. Sementara itu, laba usaha melonjak 67% menjadi Rp4,50 triliun dibandingkan Rp2,69 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Perseroan juga mencatat kenaikan penghasilan lain-lain sebesar 15% menjadi Rp279,60 miliar dari Rp243,64 miliar pada Kuartal I 2025.

Kinerja yang membaik turut tercermin pada capaian EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) yang tumbuh 55% menjadi Rp5,05 triliun dibandingkan Rp3,26 triliun pada Kuartal I 2025.

Kombinasi antara pertumbuhan laba yang tinggi dan DER yang tetap rendah menunjukkan bahwa peningkatan kinerja ANTAM tidak bergantung pada penambahan utang secara agresif. Kondisi ini memberikan ruang yang lebih luas bagi perseroan untuk menjaga fleksibilitas keuangan sekaligus mendukung kebutuhan investasi dan pengembangan usaha ke depan.

Bagi investor, DER sebesar 0,57 kali menjadi salah satu indikator yang menunjukkan struktur permodalan ANTAM masih relatif kuat, dengan tingkat leverage yang tetap terjaga seiring pertumbuhan kinerja perusahaan. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag